Minat wisatawan dalam memilih tempat berlibur terus berubah dan berganti setiap musim. Sebagian memilih untuk liburan di kota metropolitan, sebagian lagi memilih mengeksplorasi alam.
Sementara itu, minat wisatawan untuk berwisata di tahun 2025 menunjukkan tren yang terus meningkat. Hal ini tercermin dari data pencarian Google yang merekam berbagai destinasi wisata paling banyak dicari oleh pengguna internet global.
Pencarian ini menjadi gambaran nyata tentang tempat-tempat yang dianggap menarik, relevan, dan sesuai dengan kebutuhan traveler masa kini, mulai dari liburan santai hingga petualangan penuh pengalaman.
Melansir Forbes, Kamis (15/1/2026), secara keseluruhan data pencarian Google mencatat wisatawan semakin tertarik pada destinasi yang menawarkan keseimbangan antara hiburan, kenyamanan, dan ketenangan. Kota besar tetap menjadi primadona karena ragam aktivitas yang ditawarkan, sementara destinasi alam dan budaya mengalami lonjakan minat seiring meningkatnya kesadaran akan wisata berkelanjutan dan kebutuhan untuk rehat dari hiruk-pikuk kehidupan sehari-hari.
Eksistensi media sosial turut mempengaruhi tingginya minat pencarian di destinasi tertentu. Banyak wisatawan yang akhirnya terpengaruh rekomendasi media sosial untuk mengunjungi destinasi populer. Fleksibilitas perjalanan dan kemudahan informasi digital membuat wisatawan lebih berani mengeksplorasi destinasi baru maupun kembali ke tempat populer dengan sudut pandang berbeda.
Melansir data yang diunggah Condé Nast Traveler, terdapat 10 tempat yang mengalami lonjakan peminat wisata yang tampak dalam pencarian di Google sepanjang tahun 2025. Berikut 10 tempat paling banyak dicari di Google tahun 2025:
Bilbao sudah lama dikenal sebagai permata budaya Spanyol yang sering terlewatkan. Wisatawan tertarik menjelajahi pusat kota pesisir dan mengunjungi tempat-tempat populer seperti Museum Guggenheim Bilbao, Museum Seni Rupa Bilbao, serta Itsass Museum Bilbao.
Selain itu, acara olahraga juga turut meningkatkan minat penerbangan ke kota ini, terutama Final Liga Europa UEFA antara Tottenham dan Manchester United pada Mei 2025. Poin plusnya, Bilbao sudah resmi meluncurkan penerbangan langsung dari London Heathrow pada Maret 2025, membuat Bilbao dan kawasan Basque lebih mudah dijangkau.
Peningkatan akses penerbangan dan hadirnya hotel-hotel mewah baru membuat Barbados menjadi destinasi paling banyak dicari kedua pada 2025. Rangkaian pembukaan hotel baru yang ramai diperbincangkan, termasuk The Hotel Indigo Bridgetown Barbados, Pendry Barbados, dan Royalton Vessence Barbados, diprediksi akan semakin menarik minat wisatawan ke pulau tropis ini.
Pariwisata di Dubai terus berkembang pesat, dengan banyak wisatawan yang datang untuk bersantai di pantai-pantai indah dan menikmati hotel-hotel mewah baru yang terus bermunculan. Menurut Condé Nast Traveller, wilayah ini selalu menjadi tuan rumah bagi peluncuran hotel terbaru dan anti mainstream, termasuk yang paling menarik perhatian, yaitu Ciel Dubai Marina yang dinobatkan sebagai hotel tertinggi di dunia.
Industri pariwisata Spanyol menunjukkan peningkatan yang luar biasa di tahun 2025, salah satu yang menjadi sorotan utama adalah Kota Santander. Wilayah ini terkenal dengan pantainya yang indah, suhu musim panas yang lebih sejuk, serta kesempatan menikmati hidangan laut panjang dengan harga lebih terjangkau dibanding destinasi pantai lain di Spanyol, ibu kota wilayah Cantabria ini jelas layak menjadi perhatian para wisatawan.
Ibiza mengalami lonjakan pencarian penerbangan di Google sepanjang 2025, dengan gemerlap kehidupan malam yang terkenal di White Isle maupun pesona wilayah utara pulau yang lebih alami. Hal ini menarik, mengingat beberapa laporan sebelumnya menunjukkan jumlah wisatawan Inggris yang menurun dari tahun ke tahun. Minat baru terhadap Ibiza kemungkinan didorong oleh pembukaan tempat-tempat baru seperti Soho Farmhouse Ibiza dan klub hiburan modern.
Posisi Kraków dalam studi Google Year in Travel didukung oleh laporan Kayak Year in Travel 2025, yang menunjukkan minat terhadap kota Polandia ini mencapai rekor tertinggi. Kekhawatiran soal biaya hidup yang terus meningkat membuat banyak wisatawan beralih ke destinasi Eropa Timur yang kaya budaya, termasuk Kraków, karena menawarkan tarif hotel lebih terjangkau dan harga penerbangan yang ramah di kantong.
Malaga jadi salah satu destinasi yang sedang populer secara global pada 2025. Pada Maret 2025, jumlah wisatawan meningkat 8,3 persen dibanding Maret 2024, terutama dari kawasan utara Eropa yang ingin memperpanjang liburan musim panas mereka.
Sebagai salah satu kota paling selatan di Spanyol, Malaga menawarkan cuaca hangat hampir sepanjang tahun, bahkan di musim semi dan musim dingin. Suhu musim panas yang tinggi membuat banyak wisatawan mencari waktu alternatif untuk berkunjung, bukan hanya pada puncak musim liburan.
Reykjavík mulai menjadi populer beriringan dengan munculnya tren coolcations dan tren menjauh dari kehidupan sehari-hari. Selain itu, ibu kota Islandia ini melakukan upaya perluasan layanan penerbangan yang menjadi salah satu penyebab meningkatnya pencarian penerbangan ke kota ini pada tahun 2025. Berdasarkan data Bandara Reykjavík-Keflavík, jumlah keberangkatan wisatawan internasional pada Juli 2025 naik lebih dari sembilan persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Setiap tahun, Art Basel sukses menarik banyak tokoh internasional ke kota Swiss yang elegan ini. Namun, final UEFA Women’s Euro 2025 yang digelar di kota tersebut pada Juli lalu menjadi pemicu lonjakan minat perjalanan udara yang cukup signifikan.
Tren berwisata ke destinasi yang tenang dan damai mengawali awal mulai melonjaknya Düsseldorf. Kota yang dikenal sebagai pusat mode Jerman ini nyaman dijelajahi dengan berjalan kaki dan menawarkan beragam daya tarik, mulai dari kawasan Kota Tua yang klasik hingga deretan butik dan pusat belanja kelas atas. Sehingga, Düsseldorf menjadi pilihan menarik bagi wisatawan yang ingin berkamuflase dari kesibukan dan hiruk-pikuk kota.
10 Destinasi Paling Banyak Dicari di Google Tahun 2025
1. Bilbao, Spanyol
2. Barbados
3. Dubai, Uni Emirat Arab
4. Santander, Spanyol
5. Ibiza, Spanyol
6. Kraków, Polandia
7. Malaga, Spanyol
8. Reykjavík, Islandia
9. Basel, Swiss
10. Düsseldorf, Jerman

Posisi Kraków dalam studi Google Year in Travel didukung oleh laporan Kayak Year in Travel 2025, yang menunjukkan minat terhadap kota Polandia ini mencapai rekor tertinggi. Kekhawatiran soal biaya hidup yang terus meningkat membuat banyak wisatawan beralih ke destinasi Eropa Timur yang kaya budaya, termasuk Kraków, karena menawarkan tarif hotel lebih terjangkau dan harga penerbangan yang ramah di kantong.
Malaga jadi salah satu destinasi yang sedang populer secara global pada 2025. Pada Maret 2025, jumlah wisatawan meningkat 8,3 persen dibanding Maret 2024, terutama dari kawasan utara Eropa yang ingin memperpanjang liburan musim panas mereka.
Sebagai salah satu kota paling selatan di Spanyol, Malaga menawarkan cuaca hangat hampir sepanjang tahun, bahkan di musim semi dan musim dingin. Suhu musim panas yang tinggi membuat banyak wisatawan mencari waktu alternatif untuk berkunjung, bukan hanya pada puncak musim liburan.
Reykjavík mulai menjadi populer beriringan dengan munculnya tren coolcations dan tren menjauh dari kehidupan sehari-hari. Selain itu, ibu kota Islandia ini melakukan upaya perluasan layanan penerbangan yang menjadi salah satu penyebab meningkatnya pencarian penerbangan ke kota ini pada tahun 2025. Berdasarkan data Bandara Reykjavík-Keflavík, jumlah keberangkatan wisatawan internasional pada Juli 2025 naik lebih dari sembilan persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Setiap tahun, Art Basel sukses menarik banyak tokoh internasional ke kota Swiss yang elegan ini. Namun, final UEFA Women’s Euro 2025 yang digelar di kota tersebut pada Juli lalu menjadi pemicu lonjakan minat perjalanan udara yang cukup signifikan.
Tren berwisata ke destinasi yang tenang dan damai mengawali awal mulai melonjaknya Düsseldorf. Kota yang dikenal sebagai pusat mode Jerman ini nyaman dijelajahi dengan berjalan kaki dan menawarkan beragam daya tarik, mulai dari kawasan Kota Tua yang klasik hingga deretan butik dan pusat belanja kelas atas. Sehingga, Düsseldorf menjadi pilihan menarik bagi wisatawan yang ingin berkamuflase dari kesibukan dan hiruk-pikuk kota.






