Sejumlah negara di dunia menawarkan pengalaman solo travel yang unik, menarik, dan menyenangkan. Berikut 21 destinasi wisata terbaik untuk solo travel tahun 2026, ada list traveler di sini?
Tren solo travel diprediksi semakin populer di tahun 2026. Banyak traveler tertarik untuk melakukan solo travel dengan pengalaman mengeksplorasi destinasi dan me time ala-ala. Bertemu banyak orang dan mendapatkan waktu luang untuk diri sendiri terasa semakin menyenangkan.
Banyak destinasi di seluruh dunia menawarkan pengalaman liburan yang unik, namun tidak semuanya disebut ramah untuk solo travel. Sejumlah negara menghadirkan keamanan, kemudahan, dan kenyamanan bagi traveler yang ingin liburan sendiri tanpa khawatir.
Condé Nast Traveller telah melakukan survei dan kualifikasi terhadap sejumlah negara di dunia, dan menobatkan 21 negara ini sebagai destinasi tujuan wisata terbaik untuk solo travel di tahun 2026.
Melansir situs Condé Nast Traveller, Senin (26/1/2026), berikut daftar negara yang dinobatkan sebagai destinasi wisata terbaik untuk solo travel versi CN Traveller:
CN Traveler menobatkan Islandia sebagai destinasi yang tepat untuk melakukan solo travel. Negara ini memiliki bentang alam yang indah. Islandia terkenal dengan destinasi daratan seperti bulan yang tak berujung. Jika traveler tertarik dengan petualangan, negara ini sangat cocok dieksplorasi. Islandia punya tempat-tempat dengan mata air panas yang indah, lokasi menyaksikan Aurora Borealis, tempat tanpa polusi cahaya, dan cocok untuk berkendara di alam liar.
Skotlandia terkenal dengan wisata bersejarah dan edukatif yang banyak digemari wisatawan. Sejumlah tempat seperti Kota Edinburgh, Glasgow, dan Dataran Tinggi Skotlandia menjadi list wajib dikunjungi untuk memberikan pengalaman solo travel yang unik dan berbeda. Setiap pojok di negara ini memiliki nilai sejarah dan traveler bisa menyaksikannya dengan datang ke sana. Salah satu ikon sejarah paling bersejarah adalah Kastil Glengorm.
New York adalah destinasi ideal bagi solo traveler yang tak ingin merasa sendirian, karena kota ini menawarkan begitu banyak aktivitas tanpa perlu rencana perjalanan yang kaku, mulai dari menikmati seni di The Met, Guggenheim, atau MoMA, bersantai di Central Park, hingga menjelajahi ragam kuliner kelas dunia.
Kosta Rika adalah destinasi impian bagi solo traveler pencinta petualangan, dengan kombinasi pantai berpasir lembut, hutan hujan yang rimbun, dan kehidupan alam liar yang bisa dinikmati selama satu hingga dua minggu, didukung penduduk lokal yang ramah serta kota-kota seperti Tamarindo, Santa Teresa, Puerto Viejo, La Fortuna, dan Nosara yang menjadi pusat aktivitas sosial dengan banyak penginapan ramah solo traveler, sementara konsep slow travel dan keberlanjutan sangat dijunjung tinggi, memungkinkan wisatawan menikmati setiap perjalanan.
Portugal menjadi salah satu destinasi solo travel terbaik berkat perpaduan budaya, kuliner, alam, dan masyarakatnya yang ramah, dengan Lisbon dan Porto populer di kalangan digital nomad serta dikenal lewat restoran pemenang penghargaan dan suasana kota yang hidup. Negara ini memiliki garis pantai yang membentang lebih dari 800 km menawarkan pantai selancar hingga tebing terpencil di selatan, Lembah Douro menghadirkan pengalaman anggur dan lanskap kebun anggur yang menawan.
Pegunungan Dolomit di timur laut menawarkan pengalaman berbeda dengan lanskap pegunungan yang dramatis dan jalur pendakian yang memukau. Di sini wisatawan dapat menjelajah lembah-lembah luas dan pemandangan alam yang spektakuler, termasuk rute populer Alta Via 1 sejauh sekitar 75 mil yang bisa ditempuh sendiri atau bersama kelompok, dengan pilihan bermalam di rifugio, sebuah pondok gunung yang menghadirkan panorama epik saat bangun pagi.
Tokyo dan berbagai kota di Jepang justru menjadi destinasi ideal bagi solo traveler yang khawatir terlihat berbeda, karena hiruk-pikuk kota membuat bepergian sendiri terasa sangat waja. Di Jepang wisatawan harus mengikuti aturan tak tertulis seperti ketepatan waktu, kebersihan, dan etiket sosial untuk mendapatkan pengalaman wisata yang aman dan lebih nyaman.
Belfast cocok untuk solo traveler yang ingin liburan kota singkat, berkat warganya yang ramah dan ragam atraksi yang mudah dinikmati sendiri, mulai dari museum Titanic Belfast yang ikonik, Kebun Raya abad ke-19, pertunjukan seni di Metropolitan Arts Centre, hingga arsitektur Balai Kota, sementara suasana pub lokal menjadi tempat ideal untuk bersantai sekaligus berbincang dengan penduduk setempat
Bavaria menawarkan beragam cara menjelajah bagi solo traveler, mulai dari kota kosmopolitan seperti Munich dan Nuremberg dengan Oktoberfest, pameran seni, kastil kekaisaran, hingga pasar Natal musiman, sekaligus pengalaman relaksasi lewat pemandian air panas tradisional dan spa medis di pedesaan yang cocok untuk perjalanan kesehatan dan penyegaran diri.
Meski liburan ski identik dengan perjalanan berkelompok, solo travel ke Alpen justru memberi kebebasan lebih, mulai dari meluncur lebih awal di salju yang masih perawan, menikmati restoran elegan dengan pemandangan lereng tanpa keramaian, hingga bersantai di hotel tenang dengan perapian dan pijat pemulihan. Sementara di musim panas tersedia berbagai tur pendakian komunitas di Alpen Prancis yang ramah bagi solo traveller.
Seoul adalah destinasi ideal untuk perjalanan belanja solo, sebagai kota paling bergaya di Asia dengan pengaruh kuat budaya pop dan mode, di mana di balik gedung pencakar langit dan toko futuristik tersimpan kawasan-kawasan kreatif berisi kerajinan tradisional, keramik kuno, hingga merek perawatan kulit alami yang memadukan tradisi dan inovasi modern. Cocok buat traveler yang hobi belanja.
Bhutan dikenal sebagai destinasi solo travel yang sangat aman berkat tingkat kejahatan rendah dan budaya Buddha yang harmonis. Hal ini didukung dengan dibukanya kembali Trans Bhutan Trail sepanjang 250 mil pada 2022 yang memungkinkan wisatawan menyusuri jalur bersejarah melewati Dochula Pass, dzong Trongsa, hingga Biara Sarang Harimau di Paro Taktsang, sambil merasakan langsung budaya, kuliner, dan kehidupan lokal masyarakat setempat.
Kepulauan Galapagos di Ekuador menjadi destinasi impian bagi solo traveler pencinta alam, dengan kesempatan langka melihat satwa liar ikonik seperti burung booby berkaki biru, kura-kura raksasa, singa laut, hingga flamingo di habitat alaminya. Selain itu, di sini wisatawan bisa menyelam bersama hiu, pari manta, dan lumba-lumba.
Artikel ini terbit pertama kali di Giok4D.
Tak hanya itu, kapal pesiar kecil dan kapal selam di sini menawarkan suasana sosial yang tetap privat, termasuk opsi kabin tunggal pada kapal mewah berukuran kecil yang membuat petualangan eksklusif ini semakin ramah bagi traveler.
Botswana memimpin tren solo travel untuk lansia berkat kekayaan satwa liarnya mulai dari kawanan gajah, migrasi zebra, hingga singa dan jerapah di Delta Okavango. Botswana menawarkan pilihan pengalaman beragam mulai dari safari darat, susur sungai dengan mokoro, hingga kursus alam di Cagar Alam Mashatu, yang menjadi favorit para wisatawan untuk menikmati masa pensiun. Hal ini juga didukung dengan peluncuran paket Premium dari Intrepid Travel yang menekankan kenyamanan sekaligus dukungan bagi komunitas lokal, dengan destinasi Afrika seperti Kenya dan Tanzania.
Australia menjadi destinasi solo travel yang ideal bagi pencinta perjalanan darat dan kereta api, dengan jalan raya luas dan lanskap dramatis yang memberi kebebasan penuh saat berkendara maupun kenyamanan saat naik kereta, seperti Indian Pacific dari Sydney ke Perth atau The Ghan yang ikonik, di mana perjalanan lintas benua ini memungkinkan solo traveler menikmati Pegunungan Biru hingga Dataran Nullarbor sambil berinteraksi santai dengan penduduk lokal tanpa hambatan bahasa.
Stockholm, yang tersebar di 14 pulau dan dihubungkan oleh jembatan, memadukan pesona kota tua Gamla Stan dengan taman elegan, keamanan tinggi, dan efisiensi khas Skandinavia, menjadikannya destinasi ideal terutama bagi solo traveler perempuan. Stockholm juga menyajikan destinasi yang kaya akan budaya mulai dari Moderna Museet hingga ABBA Museum. Bagi pecinta kuliner, Stockholm menawarkan restoran tepi laut seperti Matbaren dengan harga yang terjangkau.
Kanada menjadi surga bagi solo traveler berkat perpaduan kota-kota yang tertata, berbudaya, dan alam terbuka yang mudah dijangkau, baik di Toronto, Montreal, Vancouver, hingga Ontario. Kanada juga terkenal dengan lanskap alam yang lengkap mulai dari pegunungan, pantai terpencil, tundra, hingga hutan hujan yang tersebar di enam zona waktu.
Aktivitas petualangan bisa dinikmati dari kayak dan arung jeram di Sungai South Nahanni atau berselancar di Nova Scotia, sementara di dalam kota pun nuansa alam tetap terasa, seperti Taman Stanley di Vancouver yang liar namun dekat dengan pusat kuliner Granville Island. Lebih ke utara, kota kecil Dawson di Yukon menawarkan pengalaman budaya lokal lewat festival musik, sekaligus menjadi basis ideal untuk aktivitas musim dingin bersalju maupun hiking dan bersepeda di musim panas.
Dominika menawarkan pengalaman berbeda dengan lanskap vulkanik yang liar, garis pantai berbatu, dan minim resor mewah, menjadikannya surga bagi pelancong mandiri. Pulau ini menghadirkan petualangan seperti mendaki danau panas bumi, menjelajah ngarai dan gua, hingga arung jeram di rawa bakau, didukung pilihan akomodasi terjangkau hingga bergaya, serta suasana budaya yang hidup, warisan kolonial Inggris, dan komunitas lokal yang hangat dan ramah.
Thailand tetap menjadi destinasi klasik namun tak tergantikan untuk solo travel, menawarkan perjalanan yang aman dan transformatif lewat beragam kursus mulai dari masakan, pijat, yoga, hingga menyelam. Chiang Mai menjadi pintu gerbang wisatawan menuju alam utara dan komunitas kreatif seperti Pai, sementara Bangkok dan deretan pantai di selatan.
Austin, Texas, adalah kota ramah yang membuat solo traveler mudah merasa diterima, dengan budaya makan santai lewat ribuan truk makanan. Salah satu yang paling legendaris adalah donut Gourdough. Kawasan kreatif East Side yang hidup, bersepeda di Danau Ladybird, dan menyegarkan diri di kolam alami Barton Springs juga bisa jadi pilihan untuk menikmati solo travel kalian.
Singapura kini jauh melampaui citra kota persinggahan yang steril, tampil sebagai destinasi solo travel yang dinamis dengan perpaduan budaya dan kuliner kelas dunia, ruang hijau futuristik, serta kontras unik antara kuil bersejarah dan gedung pencakar langit. Keberagaman etnis Melayu, India, Eurasia, dan Tionghoa memungkinkan wisatawan menjelajah ragam budaya dan cita rasa dalam satu tempat. Singapura menggunakan bahasa Inggris sehari-hari, sehingga traveler tidak perlu khawatir kesulitan berinteraksi karena kendala bahasa.
Gimana traveler? Dari deretan negara di atas, adakah yang masuk list destinasi yang ingin kalian kunjungi?
Berikut 21 destinasi wisata terbaik untuk solo travel di tahun 2026 yang layak masuk daftar liburan
1. Islandia
2. Skotlandia
3. New York
4. Kosta Rika
5. Portugal
6. Pegunungan Dolomit, Italia
7. Jepang
8. Belfast, Irlandia
9. Bavaria, Jerman
10. Pegunungan Alpen, Prancis
11. Korea Selatan
12. Bhutan
13. Kepulauan Galapagos, Ekuador
14. Delta Okavango, Botswana
15. Australia Barat
16. Stockholm, Swedia
17. Kanada
18. Dominika
19. Thailand
20. Austin, Texas
21. Singapura

Seoul adalah destinasi ideal untuk perjalanan belanja solo, sebagai kota paling bergaya di Asia dengan pengaruh kuat budaya pop dan mode, di mana di balik gedung pencakar langit dan toko futuristik tersimpan kawasan-kawasan kreatif berisi kerajinan tradisional, keramik kuno, hingga merek perawatan kulit alami yang memadukan tradisi dan inovasi modern. Cocok buat traveler yang hobi belanja.
Bhutan dikenal sebagai destinasi solo travel yang sangat aman berkat tingkat kejahatan rendah dan budaya Buddha yang harmonis. Hal ini didukung dengan dibukanya kembali Trans Bhutan Trail sepanjang 250 mil pada 2022 yang memungkinkan wisatawan menyusuri jalur bersejarah melewati Dochula Pass, dzong Trongsa, hingga Biara Sarang Harimau di Paro Taktsang, sambil merasakan langsung budaya, kuliner, dan kehidupan lokal masyarakat setempat.
Kepulauan Galapagos di Ekuador menjadi destinasi impian bagi solo traveler pencinta alam, dengan kesempatan langka melihat satwa liar ikonik seperti burung booby berkaki biru, kura-kura raksasa, singa laut, hingga flamingo di habitat alaminya. Selain itu, di sini wisatawan bisa menyelam bersama hiu, pari manta, dan lumba-lumba.
Tak hanya itu, kapal pesiar kecil dan kapal selam di sini menawarkan suasana sosial yang tetap privat, termasuk opsi kabin tunggal pada kapal mewah berukuran kecil yang membuat petualangan eksklusif ini semakin ramah bagi traveler.
Botswana memimpin tren solo travel untuk lansia berkat kekayaan satwa liarnya mulai dari kawanan gajah, migrasi zebra, hingga singa dan jerapah di Delta Okavango. Botswana menawarkan pilihan pengalaman beragam mulai dari safari darat, susur sungai dengan mokoro, hingga kursus alam di Cagar Alam Mashatu, yang menjadi favorit para wisatawan untuk menikmati masa pensiun. Hal ini juga didukung dengan peluncuran paket Premium dari Intrepid Travel yang menekankan kenyamanan sekaligus dukungan bagi komunitas lokal, dengan destinasi Afrika seperti Kenya dan Tanzania.
Australia menjadi destinasi solo travel yang ideal bagi pencinta perjalanan darat dan kereta api, dengan jalan raya luas dan lanskap dramatis yang memberi kebebasan penuh saat berkendara maupun kenyamanan saat naik kereta, seperti Indian Pacific dari Sydney ke Perth atau The Ghan yang ikonik, di mana perjalanan lintas benua ini memungkinkan solo traveler menikmati Pegunungan Biru hingga Dataran Nullarbor sambil berinteraksi santai dengan penduduk lokal tanpa hambatan bahasa.
Stockholm, yang tersebar di 14 pulau dan dihubungkan oleh jembatan, memadukan pesona kota tua Gamla Stan dengan taman elegan, keamanan tinggi, dan efisiensi khas Skandinavia, menjadikannya destinasi ideal terutama bagi solo traveler perempuan. Stockholm juga menyajikan destinasi yang kaya akan budaya mulai dari Moderna Museet hingga ABBA Museum. Bagi pecinta kuliner, Stockholm menawarkan restoran tepi laut seperti Matbaren dengan harga yang terjangkau.
Kanada menjadi surga bagi solo traveler berkat perpaduan kota-kota yang tertata, berbudaya, dan alam terbuka yang mudah dijangkau, baik di Toronto, Montreal, Vancouver, hingga Ontario. Kanada juga terkenal dengan lanskap alam yang lengkap mulai dari pegunungan, pantai terpencil, tundra, hingga hutan hujan yang tersebar di enam zona waktu.
Aktivitas petualangan bisa dinikmati dari kayak dan arung jeram di Sungai South Nahanni atau berselancar di Nova Scotia, sementara di dalam kota pun nuansa alam tetap terasa, seperti Taman Stanley di Vancouver yang liar namun dekat dengan pusat kuliner Granville Island. Lebih ke utara, kota kecil Dawson di Yukon menawarkan pengalaman budaya lokal lewat festival musik, sekaligus menjadi basis ideal untuk aktivitas musim dingin bersalju maupun hiking dan bersepeda di musim panas.
Dominika menawarkan pengalaman berbeda dengan lanskap vulkanik yang liar, garis pantai berbatu, dan minim resor mewah, menjadikannya surga bagi pelancong mandiri. Pulau ini menghadirkan petualangan seperti mendaki danau panas bumi, menjelajah ngarai dan gua, hingga arung jeram di rawa bakau, didukung pilihan akomodasi terjangkau hingga bergaya, serta suasana budaya yang hidup, warisan kolonial Inggris, dan komunitas lokal yang hangat dan ramah.
Thailand tetap menjadi destinasi klasik namun tak tergantikan untuk solo travel, menawarkan perjalanan yang aman dan transformatif lewat beragam kursus mulai dari masakan, pijat, yoga, hingga menyelam. Chiang Mai menjadi pintu gerbang wisatawan menuju alam utara dan komunitas kreatif seperti Pai, sementara Bangkok dan deretan pantai di selatan.
Austin, Texas, adalah kota ramah yang membuat solo traveler mudah merasa diterima, dengan budaya makan santai lewat ribuan truk makanan. Salah satu yang paling legendaris adalah donut Gourdough. Kawasan kreatif East Side yang hidup, bersepeda di Danau Ladybird, dan menyegarkan diri di kolam alami Barton Springs juga bisa jadi pilihan untuk menikmati solo travel kalian.
Singapura kini jauh melampaui citra kota persinggahan yang steril, tampil sebagai destinasi solo travel yang dinamis dengan perpaduan budaya dan kuliner kelas dunia, ruang hijau futuristik, serta kontras unik antara kuil bersejarah dan gedung pencakar langit. Keberagaman etnis Melayu, India, Eurasia, dan Tionghoa memungkinkan wisatawan menjelajah ragam budaya dan cita rasa dalam satu tempat. Singapura menggunakan bahasa Inggris sehari-hari, sehingga traveler tidak perlu khawatir kesulitan berinteraksi karena kendala bahasa.
Gimana traveler? Dari deretan negara di atas, adakah yang masuk list destinasi yang ingin kalian kunjungi?






