5 Negara dengan Visa Digital Nomad Terbaik Sedunia, Cocok Nih Kerja di Sini!

Posted on

Berikut daftar negara dengan izin visa digital nomad terbaik yang cocok untuk bekerja, lengkap dengan fasilitas dan kualitas hidup bagi pekerja remote.

Punya impian bekerja di luar negeri sambil menikmati suasana baru? Merasakan dinginnya musim salju atau suasana hangat saat musim gugur menjadi impian yang diidam-idamkan.

Banyak negara menawarkan visa digital nomad yang membuka kesempatan bagi traveler untuk bisa tinggal lebih lama di suatu negara tanpa harus berpindah-pindah. Program ini bisa jadi pilihan yang cocok untuk traveler yang ingin hidup fleksibel.

Melansir situs Love Exploring, Selasa (30/12/2025), visa digital nomad adalah jenis izin tinggal sementara di suatu negara yang memungkinkan seseorang untuk tinggal dan bekerja secara legal di negara asing.

Program ini dirancang untuk pekerja jarak jauh (remote worker) atau freelancer agar tetap bisa bekerja secara legal di suatu negara dan tetap mendapatkan penghasilan.

Berbeda dengan visa turis, visa digital nomad memungkinkan seseorang tinggal lebih lama di suatu negara mulai dari enam bulan hingga beberapa tahun.

Persyaratan dari visa digital nomad bervariasi dan tergantung dengan ketentuan masing-masing negara, namun secara umum terdapat beberapa dokumen yang perlu dipenuhi, yaitu:

· Bukti pendapatan (gaji) dari luar negeri

· Asuransi kesehatan yang berlaku

· SKCK atau surat keterangan bebas kriminal

· Dokumen wajib pajak

Spanyol menjadi negara yang menawarkan visa digital nomad paling populer di dunia. Mengapa tidak? Spanyol menjadi negara yang menawarkan fasilitas terbaik bagi penduduknya. Dengan kemudahan transportasi umum, banyaknya destinasi wisata, dan tingginya upah membuat Spanyol jadi salah satu negara yang tepat untuk hidup jangka panjang.

Visa digital nomad disahkan dalam UU Start Up Tahun 2023 yang tersedia bagi warga negara non-Uni Eropa yang upah minimal USD 3.253 atau sekitar Rp 54 juta perbulan. Visa ini berlaku selama satu tahun dengan opsi memperpanjang masa tinggal hingga lima tahun melalui izin tinggal.

Portugal menjadi salah satu destinasi favorit bagi pekerja digital nomad yang ingin mengeksplorasi budaya Eropa dengan suasana hidup yang nyaman. Negara ini menawarkan iklim yang sejuk, biaya hidup yang relatif terjangkau, serta masyarakat lokal yang dikenal ramah.

Hal ini menjadikan Portugal sebagai pilihan ideal untuk tinggal dan bekerja dalam jangka waktu yang lebih lama.

Program visa digital nomad Portugal atau yang dikenal sebagai visa D8 memungkinkan warga negara asing untuk tinggal dan bekerja jarak jauh di Portugal dengan masa berlaku awal satu tahun. Visa ini juga dapat diperpanjang hingga lima tahun, tergantung ketentuan yang berlaku.

Nah untuk mengajukan visa D8, pelamar diwajibkan memiliki penghasilan minimum sekitar USD 3.868 per bulan, atau setara Rp 64 juta.

Italia dikenal sebagai negara yang kaya akan sejarah, seni, dan budaya kelas dunia. Meski lekat dengan warisan masa lalu, kehidupan masyarakat Italia tetap berjalan modern di tengah kota-kota metropolitan yang dinamis.

Perpaduan antara gaya hidup modern dan kekayaan budaya ini menjadikan Italia pilihan menarik bagi pekerja remote yang ingin menikmati suasana kota modern. Italia resmi meluncurkan visa digital nomad bagi pekerja jarak jauh pada tahun 2024.

Melalui visa ini, pelamar diwajibkan memiliki penghasilan tahunan minimum sekitar USD 33.000 atau setara Rp 553 juta. Visa digital nomad Italia berlaku selama satu tahun sejak pertama kali diterbitkan dan dapat diperpanjang sesuai ketentuan yang berlaku.

Estonia menjadi salah satu destinasi favorit bagi para digital nomad. Negara ini menawarkan perpaduan menarik antara nuansa abad pertengahan dan kemajuan teknologi modern.

Ibu kotanya, Tallinn, kerap disebut bak kota dongeng dengan jalanan berbatu, menara bergaya Gotik, serta deretan kafe nyaman yang mendukung aktivitas bekerja jarak jauh.

Tak hanya itu, Estonia juga diakui memiliki salah satu infrastruktur digital terbaik di Eropa, menjadikannya lokasi ideal bagi pekerja remote.

Untuk mendapatkan visa digital nomad Estonia, proses pengajuannya dilakukan secara daring dan tergolong mudah. Namun, pelamar tetap harus memenuhi sejumlah persyaratan.

Persyaratannya antara lain memiliki penghasilan bulanan minimum sekitar USD 5.308 atau sekitar Rp 89 juta, bekerja untuk perusahaan yang berbasis di luar Estonia atau menjalankan bisnis yang terdaftar di luar negeri. Selain itu, pemohon juga diwajibkan memiliki asuransi kesehatan yang masih berlaku selama masa tinggal.

Kosta Rika layak masuk dalam daftar tujuan utama untuk para digital nomad. Negara ini menawarkan beragam pilihan tempat tinggal, mulai dari desa pegunungan yang tenang hingga kota-kota pantai yang populer dengan aktivitas selancar.

Alam yang indah dan gaya hidup santai menjadikan Kosta Rika destinasi ideal bagi pekerja remote yang mencari keseimbangan antara produktivitas dan kualitas hidup.

Melalui program visa digital nomad, Kosta Rika memberikan izin tinggal dan bekerja jarak jauh selama satu tahun, dengan kesempatan untuk memperpanjang masa tinggal hingga satu tahun berikutnya.

Untuk mengajukan visa ini, pelamar perlu memenuhi sejumlah persyaratan, antara lain menunjukkan bukti pendapatan minimum sekitar USD 3.000 (sekitar Rp 50 juta) per bulan untuk individu atau USD 4.000 (sekitar Rp 67 juta) per bulan bagi pemohon yang membawa keluarga. Selain itu, pemohon juga diwajibkan memiliki asuransi kesehatan yang masih berlaku serta catatan kriminal yang bersih.

Apa itu Visa Digital Nomad?

Syarat Untuk Mendapat Visa Digital Nomad

Berikut 5 Negara dengan Penawaran Visa Digital Nomad Terbaik:

1. Spanyol

2. Portugal

3. Italia

4. Estonia

5. Kosta Rika


Spanyol menjadi negara yang menawarkan visa digital nomad paling populer di dunia. Mengapa tidak? Spanyol menjadi negara yang menawarkan fasilitas terbaik bagi penduduknya. Dengan kemudahan transportasi umum, banyaknya destinasi wisata, dan tingginya upah membuat Spanyol jadi salah satu negara yang tepat untuk hidup jangka panjang.

Visa digital nomad disahkan dalam UU Start Up Tahun 2023 yang tersedia bagi warga negara non-Uni Eropa yang upah minimal USD 3.253 atau sekitar Rp 54 juta perbulan. Visa ini berlaku selama satu tahun dengan opsi memperpanjang masa tinggal hingga lima tahun melalui izin tinggal.

Portugal menjadi salah satu destinasi favorit bagi pekerja digital nomad yang ingin mengeksplorasi budaya Eropa dengan suasana hidup yang nyaman. Negara ini menawarkan iklim yang sejuk, biaya hidup yang relatif terjangkau, serta masyarakat lokal yang dikenal ramah.

Hal ini menjadikan Portugal sebagai pilihan ideal untuk tinggal dan bekerja dalam jangka waktu yang lebih lama.

Program visa digital nomad Portugal atau yang dikenal sebagai visa D8 memungkinkan warga negara asing untuk tinggal dan bekerja jarak jauh di Portugal dengan masa berlaku awal satu tahun. Visa ini juga dapat diperpanjang hingga lima tahun, tergantung ketentuan yang berlaku.

Nah untuk mengajukan visa D8, pelamar diwajibkan memiliki penghasilan minimum sekitar USD 3.868 per bulan, atau setara Rp 64 juta.

Italia dikenal sebagai negara yang kaya akan sejarah, seni, dan budaya kelas dunia. Meski lekat dengan warisan masa lalu, kehidupan masyarakat Italia tetap berjalan modern di tengah kota-kota metropolitan yang dinamis.

Perpaduan antara gaya hidup modern dan kekayaan budaya ini menjadikan Italia pilihan menarik bagi pekerja remote yang ingin menikmati suasana kota modern. Italia resmi meluncurkan visa digital nomad bagi pekerja jarak jauh pada tahun 2024.

Melalui visa ini, pelamar diwajibkan memiliki penghasilan tahunan minimum sekitar USD 33.000 atau setara Rp 553 juta. Visa digital nomad Italia berlaku selama satu tahun sejak pertama kali diterbitkan dan dapat diperpanjang sesuai ketentuan yang berlaku.

Estonia menjadi salah satu destinasi favorit bagi para digital nomad. Negara ini menawarkan perpaduan menarik antara nuansa abad pertengahan dan kemajuan teknologi modern.

Ibu kotanya, Tallinn, kerap disebut bak kota dongeng dengan jalanan berbatu, menara bergaya Gotik, serta deretan kafe nyaman yang mendukung aktivitas bekerja jarak jauh.

Tak hanya itu, Estonia juga diakui memiliki salah satu infrastruktur digital terbaik di Eropa, menjadikannya lokasi ideal bagi pekerja remote.

Untuk mendapatkan visa digital nomad Estonia, proses pengajuannya dilakukan secara daring dan tergolong mudah. Namun, pelamar tetap harus memenuhi sejumlah persyaratan.

Persyaratannya antara lain memiliki penghasilan bulanan minimum sekitar USD 5.308 atau sekitar Rp 89 juta, bekerja untuk perusahaan yang berbasis di luar Estonia atau menjalankan bisnis yang terdaftar di luar negeri. Selain itu, pemohon juga diwajibkan memiliki asuransi kesehatan yang masih berlaku selama masa tinggal.

Kosta Rika layak masuk dalam daftar tujuan utama untuk para digital nomad. Negara ini menawarkan beragam pilihan tempat tinggal, mulai dari desa pegunungan yang tenang hingga kota-kota pantai yang populer dengan aktivitas selancar.

Alam yang indah dan gaya hidup santai menjadikan Kosta Rika destinasi ideal bagi pekerja remote yang mencari keseimbangan antara produktivitas dan kualitas hidup.

Melalui program visa digital nomad, Kosta Rika memberikan izin tinggal dan bekerja jarak jauh selama satu tahun, dengan kesempatan untuk memperpanjang masa tinggal hingga satu tahun berikutnya.

Untuk mengajukan visa ini, pelamar perlu memenuhi sejumlah persyaratan, antara lain menunjukkan bukti pendapatan minimum sekitar USD 3.000 (sekitar Rp 50 juta) per bulan untuk individu atau USD 4.000 (sekitar Rp 67 juta) per bulan bagi pemohon yang membawa keluarga. Selain itu, pemohon juga diwajibkan memiliki asuransi kesehatan yang masih berlaku serta catatan kriminal yang bersih.

Berikut 5 Negara dengan Penawaran Visa Digital Nomad Terbaik:

1. Spanyol

2. Portugal

3. Italia

4. Estonia

5. Kosta Rika