Masyarakat adat Baduy Dalam di Lebak, Banten, bakal ditutup sementara dari pengunjung. Penutupan itu dilakukan selama pelaksanaan tradisi Kawalu.
“Selama prosesi Kawalu berlangsung, rombongan wisatawan tidak diperkenankan berkunjung ke Baduy Dalam,” kata Kepala Desa Kanekes atau Jaro Pemerintah, Oom, dikutip dari infoNews, Jumat (9/1/2026).
Oom menjelaskan tradisi Kawalu merupakan rutinitas tahunan masyarakat Baduy yang bersifat sakral. Kawalu akan berlangsung selama tiga bulan mulai dari Januari sampai Maret.
“Penutupan ini khusus Baduy Dalam dan berlangsung sekitar Januari, Februari, hingga Maret,” kata dia.
Dari sejumlah sumber, disebutkan bahwa penutupan dimulai pada 20 Januari 2026.
Oom melanjutkan setelah Kawalu, masyarakat Baduy akan menjalankan tradisi lainnya yaitu Seba Baduy, dengan membawa hasil bumi kepada Bupati Pandeglang, Lebak, dan Gubernur Banten. Seba Baduy adalah sebuah tradisi bentuk rasa syukur karena mendapatkan hasil bumi yang melimpah.
“Setelah beres Kawalu itu memasuki menjelang Seba Baduy,” kata dia.
Oom menegaskan selama proses Kawalu hanya Baduy Dalam yang tidak bisa dikunjungi. Baduy Luar masih bisa dikunjungi.
“Kalau untuk menikmati suasana Baduy Luar masih bisa,” kata dia.
***
Selengkapnya klik di
