Bandung mencatatkan pencapaian positif di kancah pariwisata Asia. Ibu kota Jawa Barat itu masuk dalam daftar destinasi dengan pertumbuhan minat wisatawan mancanegara selama 2025.
Catatan tersebut dirilis oleh platform perjalan digital Agoda, dalam laporan New Horizons. Melansir Japan Today, Selasa (27/1/2026) Sapa di Vietnam menempati posisi teratas sebagai destinasi dengan pertumbuhan tercepat, disusul oleh Okayama di Jepang.
Bandung berada di jajaran berikutnya, dilanjut Matsuyama dan Takamatsu di Jepang sebagai lima destinasi unggulan yang mencatat lonjakan minat wisatawan mancanegara.
Peringkat New Horizons Agoda merupakan laporan tahunan yang disusun berdasarkan perbandingan data pemesanan akomodasi selama dua tahun terakhir. Dari analisis tersebut, Agoda mengidentifikasi destinasi yang mengalami kenaikan peringkat paling signifikan dalam minat perjalanan internasional di Asia.
Masuknya Bandung dalam daftar itu menegaskan daya tarik kota tersebut di mata wisatawan mancanegara. Kombinasi udara sejuk, lanskap alam pegunungan, ragam wisata kuliner, serta perkembangan gaya hidup kreatif menjadikan Bandung alternatif menarik di luar destinasi utama Indonesia yang selama ini lebih dikenal wisatawan global.
Selain lima besar, Agoda juga mencatat sejumlah destinasi yang untuk pertama kalinya masuk dalam daftar 100 destinasi terbaik Asia tahun 2025. Destinasi tersebut antara lain Ko Phangan dan Ko Tao di Thailand, serta Nagano, Nara, Shizuoka, Kagoshima, dan Aomori di Jepang.
Kehadiran nama-nama baru tersebut menunjukkan meningkatnya ketertarikan wisatawan mancanegara terhadap lokasi-lokasi yang belum terlalu ramai, terlebih di Asia. Tren tersebut mengindikasikan perubahan preferensi wisatawan.
Meski tetap mengunjungi negara populer seperti Thailand dan Jepang, banyak pelancong kini memilih menjelajah destinasi yang menawarkan pengalaman berbeda dan lebih autentik, jauh dari jalur wisata konvensional.
Direktur Regional Asia Utara Agoda, Jay Lee, mengatakan bahwa destinasi sekunder kini semakin diminati wisatawan global.
“Destinasi yang sebelumnya kurang dikenal dengan cepat berkembang menjadi pilihan utama bagi wisatawan yang mencari keaslian serta pengalaman budaya yang lebih mendalam,” ujar dia.
Lee mencontohkan destinasi sekunder yang kini diminati itu di antaranya keindahan sawah bertingkat di Sapa dan Pantai Takamatsu.
“Destinasi itu menarik minat sekaligus mendorong belanja wisatawan, menandai pergeseran lanskap pariwisata menuju tahun 2026 dan seterusnya,” dia menegaskan.
.






