Asyik! Tahilalats Station 2026 Kini Hadir di Stasiun MRT

Posted on

Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya bersama Wagub DKI Jakarta, Rano Karno dan Dirut MRT Jakarta, Tuhiyat menghadiri Grand Opening Tahilalats Station 2026.

Lokasinya berada di Terowongan Kendal, Stasiun MRT Dukuh Atas, Jakarta. Kehadiran Tahilalats Station 2026 ini sejalan dengan visi besar Kementerian Ekraf untuk mendorong IP karya asli Indonesia bisa naik kelas.

“Selamat atas diresmikan Tahilalats Stations yang akan terus membangkitkan IP-IP Indonesia menjadi tuan rumah di negeri sendiri dan masuk ke pasar global. Tentu semangat kolaborasi tersebut didukung Pemprov DKI Jakarta yang senantiasa mewujudkan Jakarta sebagai kota global dan MRT Jakarta yang telah memfasilitasi berbagai IP lokal dengan memberi ruang bagi para pegiat ekraf,” ujar Menteri Ekraf Teuku Riefky saat memberi sambutan di Transport Hub, Simpang Temu Dukuh Atas, Jakarta, Rabu (14/1/2026).

Menteri Ekraf menekankan pengembangan ruang publik melalui inisiatif placemaking ini adalah bagian dari strategi menyokong nilai budaya dan ekonomi kreatif Indonesia.

“Kementerian Ekraf punya tugas untuk mencari local hero dari IP 17 subsektor ekonomi kreatif untuk masuk menuju pasar nasional. Sebelumnya, Kementerian Ekraf juga telah melakukan kolaborasi dengan Tahilalats dalam mendukung kebangkitan IP Indonesia seperti pada branding livery pesawat Garuda Indonesia sehingga membuat IP karakter Tahilalats berkembang dengan pesat,” ucap Menteri Ekraf Teuku Riefky.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno menambahkan MRT Jakarta mencatat 141.872 pelanggan per hari sepanjang bulan Desember tahun 2025. Pada periode itu pula, stasiun Dukuh Atas BNI mencatat jumlah pelanggan tertinggi hampir 781.000 pelanggan dalam 1 bulan, sehingga layak menjadi simpul konektivitas dengan berbagai moda transportasi publik.

“Dengan visi Jakarta sebagai kota global, MRT Jakarta menghadirkan Tahilalats Station sebagai hasil kolaborasi karya kreatif kebanggaan Indonesia yang telah dikenal luas oleh masyarakat. Inisiatif ini merupakan upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menjadikan area transportasi publik sebagai ruang ekspresi dan promosi karya lokal yang menyenangkan. Semoga kolaborasi ini membawa manfaat dan semangat baru bagi warga Jakarta menuju Kota Global yang berkelanjutan dan berbudaya,” ungkap Rano Karno.

Sementara itu, Direktur MRT Jakarta, Tuhiyat merasa bangga atas berbagai kolaborasi strategis sehingga ruang publik berubah menjadi area kreatif, serta inovatif dengan konsep experience hub.

Jumlah pengguna MRT sebanyak 46,5 juta pelanggan diyakini bisa menghadirkan trafik dan eksposur bagi IP-IP karakter asli Indonesia di ruang publik.

“Ini merupakan kolaborasi kreatif bersama IP lokal, Tahilalats yang sudah lama menguntungkan. Sebelumnya, kami juga sudah meluncurkan merchandise store di stasiun Blok M BCA. Kehadiran merchandise store tersebut memunculkan banyak permintaan dari turis-turis yang minat membeli cendera mata, termasuk gantungan kunci,” jelas Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) Tuhiyat.

Gambar ilustrasi