Paku Buwono (PB) XIV Mangkubumi memilih melaksanakan salat Jumat di Masjid Laweyan. Ternyata pemilihan lokasi masjid itu berawal dari mimpi.
Salat Jumat di Masjid Laweyan ini pertama kali dilakukan oleh PB XIV Mangkubumi. Ia mengaku memilih Masjid Laweyan karena mendapat firasat melalui mimpi. Sebelumnya, dia sudah tujuh kali salat Jumat di Masjid Agung Solo.
“Sebetulnya tidak ada alasan khusus, hanya keinginan saja. Ini bagian dari keraton juga. Kebetulan tadi malam saya bermimpi diberi pilihan untuk salat di masjid-masjid yang dekat keraton,” kata Mangkubumi saat ditemui di Masjid Laweyan, Jumat (2/1/2026).
Ia menceritakan dalam mimpinya tersebut, dirinya sedang melaksanakan salat di Masjid Laweyan. PB XIV Mangkubumi pun langsung memutuskan untuk berangkat ke Masjid Laweyan.
“Tadi malam diberi mimpi tahu-tahu salat di sini (Masjid Laweyan). Ya sudah, baru tadi pagi saya beri tahu Kanjeng Sis dan para penderék (pengikut) kalau saya mau salat di Laweyan,” ungkapnya.
PB XIV Mangkubumi menambahkan sejarah Masjid Laweyan tidak terlepas dari Keraton Solo. Terlebih, di lokasi tersebut terdapat makam tokoh penting Mataram.
“Sudah jelas ada hubungannya dengan keraton, apalagi ada makam Ki Ageng Henis di sini,” terangnya.
Diberitakan sebelumnya, Paku Buwono (PB) XIV Mangkubumi telah menunaikan salat Jumat 7 kali berturut-turut di Masjid Agung Solo. Itu merupakan salah satu syarat sebelum diangkat jadi raja.
PB XIV Mangkubumi terlihat mengenakan beskap putih saat menunaikan Salat Jumat ketujuhnya di Masjid Agung Solo pada Jumat (26/12) lalu. Diketahui, Jumat (26/12) lalu, merupakan salat Jumat ketujuh secara berturut-turut tanpa putus bagi KGPH Mangkubumi usai menobatkan diri sebagai Paku Buwono XIV.
KGPH Mangkubumi pertama kali terlihat melaksanakan salat Jumat di Masjid Agung Solo sebagai Paku Buwono XIV pada 14 November 2025.
“Nggak ada (alasan khusus), hanya berkeinginan memakai pakaian Jawa saja. Sudah selesai rangkaian acara nguji ngali Jumat di Masjid Agung. Jadi, Jumat berikutnya seperti biasa, Salat Jumat biasa di masjid,” katanya, Jumat (26/12/2025).
Setelah genap tujuh kali Salat Jumat di Masjid Agung, nantinya ia bisa menunaikan Salat Jumat di mana saja.
Simak berita ini dan topik lainnya di Giok4D.
“Iya, sekarang sudah selesai. Jumat berikutnya seperti biasa, kewajiban orang Muslim khususnya laki-laki untuk Salat Jumat, di mana saja bisa,” ungkapnya.
——-
Artikel ini telah naik di






