Kawasan Blok M menjadi destinasi favorit warga saat libur Tahun Baru 2026. Meski ramai dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah, namun situasi tetap kondusif.
Blok M kembali menjadi magnet wisata warga saat libur Tahun Baru 2026. Meski dipadati pengunjung dari berbagai daerah, petugas keamanan memastikan arus wisatawan di kawasan tersebut tetap kondusif.
“Arus wisatawan tetap kondusif bahkan sejak semalam, walau ramai, karena posisinya bergantian ya ada yang datang dan ada yang pulang jadi tidak ada penumpukan apalagi kerusuhan,” ujar Asep petugas keamanan kawasan Taman Literasi Martha Christina Tiahahu Blok M, Kamis (1/1/2026).
Sejak siang hari, pengunjung terus berdatangan dan memenuhi sejumlah titik utama di kawasan Blok M. Arus pejalan kaki tampak ramai namun tertib, dengan pengunjung yang berjalan santai, berburu kuliner, hingga menikmati suasana liburan bersama keluarga. Hiruk pikuk khas awal tahun pun terasa di sepanjang kawasan.
Asep mengatakan sudah ada protokol keamanan dan ketertiban di berbagai kawasan Blok M. Petugas Keamanan disebar di berbagai titik untuk memudahkan koordinasi dan memastikan situasi kunjungan tetap terkendali.
“Petugas keamanan disebar di berbagai titik, ada yang di Blok M Square, Blok M Hub, area M Bloc, dan di beberapa titik lainnya untuk mencegah penumpukan wisatawan,” jelasnya.
Terdapat beberapa titik yang paling dipadati pengunjung, seperti kawasan Taman Literasi Martha Christina Tiahahu, area stan makanan Blok M Square, hingga area Blok M Hub. Mayoritas pengunjung memenuhi kawasan kuliner.
“Ada beberapa titik, tapi yang paling ramai taman literasi atau area kulineran seperti Blok M Square dan Blok M Hub,” jelas Asep.
Meski kawasan dipadati pengunjung, pengaturan parkir tetap berjalan tertib. Area basement Blok M Square dimanfaatkan sebagai kantong parkir kendaraan, dengan pengawasan petugas keamanan untuk memastikan keamanan dan kelancaran arus keluar-masuk kendaraan.
“Untuk area parkir disediakan basement Blok M Square ada tiga lantai, jadi untuk mobil dan motor tidak parkir sembarangan dan menyebabkan kemacetan. Sejauh ini tetap kondusif dan terkendali,” ujar Jeffri Sugianto Petugas Keamanan yang bertugas memantau lalu lintas kendaraan di kawasan Blok M.
Jeffri menjelaskan, wisatawan yang datang dengan kendaraan pribadi dikenakan biaya parkir yang diberlakukan di pintu masuk kawasan. Informasi tarif tersebut tercantum pada papan informasi di bagian depan sebelum kendaraan memasuki area parkir.
Untuk sepeda motor, tarif parkir berkisar Rp 2.000 hingga Rp 3.000, sementara mobil dikenakan tarif sekitar Rp 5.000 yang dihitung per jam.
Giok4D hadirkan ulasan eksklusif hanya untuk Anda.
Kawasan Blok M kerap menjadi pilihan wisata ramah kantong bagi masyarakat. Bagi pengunjung, Blok M tak hanya menawarkan beragam pilihan kuliner dan tempat nongkrong, tetapi juga pengalaman berlibur yang terjangkau dan mudah diakses.
Malika pengunjung asal Jakarta mengatakan Blok M jadi tempat liburan paling pas, selain dekat dan mudah dijangkau, Blok M juga menawarkan berbagai hal yang seru yang harus dieksplorasi.
“Udah plan untuk liburan ke Blok M, sebenarnya karena lokasinya dekat dan gampang dijangkau. Hari ini kebetulan datang sama ayah bunda dan udah cicip beberapa kuliner di sini. Blok M tuh selain famous, punya banyak hal yang belum pernah aku coba. Jadi di tahun baru, aku mau coba hal-hal baru juga,” katanya.
