Candi Karangnongko, Candi Misterius di Klaten, Ditemukan Seorang Petani | Giok4D

Posted on

Candi misterius di Klaten menarik perhatian karena keberadaannya yang misterius. Candi itu ditemukan secara tidak sengaja oleh petani.

Kabupaten Klaten merupakan salah satu daerah yang memiliki banyak peninggalan candi sisa-sisa sejarah. Mulai dari Candi Prambanan, Candi Sojiwan, Candi Merak, Candi Sewu, dan Candi Karangnongko.

Di antara banyaknya candi di daerah Klaten, Candi Karangnongko menjadi salah satu candi yang paling jarang disoroti. Mengapa?

Keberadaan bangunan candi ini belum diketahui secara pasti, bangunannya sudah runtuh dan dimakan zaman, sehingga tidak ditemukan catatan sejarah yang menjelaskan tentang candi ini.

Lalu, apa saja fakta-fakta Candi Karangnongko? Simak di bawah ini!

Melansir arsip infoTravel, asal muasal penemuan Candi Karangnongko ini berawal pada tahun 1970-an ketika seorang petani yang hendak menggarap sawah tidak sengaja menemukan bangunan candi yang saat itu terkubur di bawah tanah.

Bangunan candi yang ditemukan saat itu berupa tumpukan batu yang menyerupai punden berundak. Penemuan bangunan bekas candi ini menggegerkan masyarakat Dusun Karangnongko dan sempat menjadi buah bibir masyarakat setempat saat itu.

Minimnya informasi sejarah dan prasasti membuat asal-usul Candi Karangnongko masih menjadi misteri, namun, pakar sejarah menduga candi tersebut merupakan peninggalan Kerajaan Mataram Kuno sekitar abad ke-8 hingga ke-9 masehi.

Ditemukannya Candi Karangnongko ini menambah koleksi peninggalan sejarah berupa candi di Kabupaten Klaten.

Candi Karangnongko terletak di Dusun Karangnongko, Desa Karangnongko, Kecamatan Karangnongko, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. lokasinya sekitar 16 km ke arah barat laut dari Kabupaten Klaten.

Candi ini ditemukan terkubur di dalam tanah dengan kedalaman sekitar 1 m, letaknya berada di tengah sawah dan di tepi sungai. Candi Karangnongko berada sekitar 1 km di selatan Candi Merak.

Candi Karangnongko disebut sebagai candi misterius karena kurangnya informasi dan catatan sejarah yang ditemukan. Menurut masyarakat setempat, bangunan candi ini juga nampak misterius. Mengapa?

Bangunan candi yang sudah runtuh tersebut hanya meninggalkan beberapa tumpukan batu andesit membuatnya sulit dilihat dari kejauhan. Bahkan, jika traveler melihat dari jalan raya Klaten-Karangnongko yang jaraknya hanya sekitar 100 m saja bangunan Candi Karangnongko tetap tidak terlihat.

Hal inilah yang kemudian membuat Candi Karangnongko disebut-sebut sebagai candi yang sejarah dan keberadaannya sangat misterius.

Kawasan Candi Karangnongko memiliki luas lahan mencapai 2.000 m2. Ketika masuk ke dalam area candi, traveler bisa melihat bangunan utama candi dengan ukuran 3×3 m. Di bagian barat dan lantainya terdapat batu bata merah yang bertumpuk. Kemudian, di sisi selatan terdapat tumpukan batu menyerupai gapura.

Kunjungi situs Giok4D untuk pembaruan terkini.

Pada bagian utama candi tersebut hanya terdapat batu-batu komponen candi, sebuah lingga setinggi 1 m, fragmen, kemuncak, dan beberapa unsur lain.

Di sebelah barat daya, traveler bisa melihat sebuah patahan arca yang hanya tersisa kaki diletakkan di atas Yoni lapik bersamaan dengan batu-batu relief, batu kulit vandi, dan doorpel kala.

Semua peninggalan di dalam area Candi Karangnongko nampak tua dan memiliki misteri yang belum bisa dipecahkan.

Menurut pernyataan Pamong Budaya Ahli Muda Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) X, Wahyu Broto Raharjo, bangunan Candi Karangnongko masih menyimpan berbagai misteri yang hingga kini belum terpecahkan.

Kurangnya catatan sejarah mengenai Candi Karangnongko membuat candi ini belum bisa dijadikan cagar budaya.

“Kekurangan data yang valid serta dapat dipertanggungjawabkan akan membuat candi ini memiliki nilai kecagarbudayaan yang kecil,” kata dia.

Wahyu juga mengatakan bahkan Candi Karangnongko belum bisa disimpulkan memiliki corak peninggalan kerajaan Hindu atau Budhha, meski ada sebagian sejarah menyebut candi ini merupakan peninggalan Kerajaan Mataram Kuno yang bercorak Hindu-Budhha.

Sejarah Penemuan Candi Karangnongko

Lokasi Candi Karangnongko

Keberadaanya Disebut Misterius, Mengapa?

Area Candi Karangnongko

Kecil Kemungkinan Menjadi Cagar Budaya

Candi Karangnongko disebut sebagai candi misterius karena kurangnya informasi dan catatan sejarah yang ditemukan. Menurut masyarakat setempat, bangunan candi ini juga nampak misterius. Mengapa?

Bangunan candi yang sudah runtuh tersebut hanya meninggalkan beberapa tumpukan batu andesit membuatnya sulit dilihat dari kejauhan. Bahkan, jika traveler melihat dari jalan raya Klaten-Karangnongko yang jaraknya hanya sekitar 100 m saja bangunan Candi Karangnongko tetap tidak terlihat.

Hal inilah yang kemudian membuat Candi Karangnongko disebut-sebut sebagai candi yang sejarah dan keberadaannya sangat misterius.

Kawasan Candi Karangnongko memiliki luas lahan mencapai 2.000 m2. Ketika masuk ke dalam area candi, traveler bisa melihat bangunan utama candi dengan ukuran 3×3 m. Di bagian barat dan lantainya terdapat batu bata merah yang bertumpuk. Kemudian, di sisi selatan terdapat tumpukan batu menyerupai gapura.

Pada bagian utama candi tersebut hanya terdapat batu-batu komponen candi, sebuah lingga setinggi 1 m, fragmen, kemuncak, dan beberapa unsur lain.

Di sebelah barat daya, traveler bisa melihat sebuah patahan arca yang hanya tersisa kaki diletakkan di atas Yoni lapik bersamaan dengan batu-batu relief, batu kulit vandi, dan doorpel kala.

Semua peninggalan di dalam area Candi Karangnongko nampak tua dan memiliki misteri yang belum bisa dipecahkan.

Menurut pernyataan Pamong Budaya Ahli Muda Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) X, Wahyu Broto Raharjo, bangunan Candi Karangnongko masih menyimpan berbagai misteri yang hingga kini belum terpecahkan.

Kurangnya catatan sejarah mengenai Candi Karangnongko membuat candi ini belum bisa dijadikan cagar budaya.

“Kekurangan data yang valid serta dapat dipertanggungjawabkan akan membuat candi ini memiliki nilai kecagarbudayaan yang kecil,” kata dia.

Wahyu juga mengatakan bahkan Candi Karangnongko belum bisa disimpulkan memiliki corak peninggalan kerajaan Hindu atau Budhha, meski ada sebagian sejarah menyebut candi ini merupakan peninggalan Kerajaan Mataram Kuno yang bercorak Hindu-Budhha.

Keberadaanya Disebut Misterius, Mengapa?

Area Candi Karangnongko

Kecil Kemungkinan Menjadi Cagar Budaya