Gunung Gede Perkuat Keselamatan Pendaki: Ada Tombol Panik dan Gelang RFID

Posted on

Keselamatan pendaki Gunung Gede menjadi perhatian serius pemerintah. Direktur Pemanfaatan Jasa Lingkungan (PJL) Kementerian Kehutanan dan Balai Taman Nasional Gunung Gede Pangrango berencana menyediakan panic button (tombol darurat) di Surya Kencana dan gelang RFID buat pendaki.

“Kejadian pendaki tersesat atau hilang jadi pengingat pentingnya sistem keselamatan pendakian. Untuk itu, Direktorat PJL Kementerian Kehutanan bersama Taman Nasional Gunung Gede Pangrango menghadirkan gelang RFID,” dikutip dari unggahan di akun Instagram resmi @ayoketamannasional, Sabtu (17/1/2025).

“Inovasi ini merupakan bagian dari langkah serius perbaikan pengamanan dan keselamatan pengunjung selama masa penutupan jalur pendakian,” keterangan ditambahkan.

Gelang RFID atau gelang radio frequency identification itu diberikan kepada pendaki saat registrasi sebelum mendaki. Kemenhut meyakini dengan gelang itu pergerakan pendaki bisa terpantau di setiap check point.

Selain itu, dengan gelang tersebut diyakini akan mempermudah proses SAR pendaki yang tersesat atau mengalami kecelakaan, pendeteksian lebih akurat, dan waktu penanganan lebih efisien.

Untuk tahap awal, gelang itu akan diterapkan di jalur Gunung Putri dan jalur Cibodas. Sementara itu, check point ada di Surya Kencana.

Pengamanan lain buat pendaki di Gunung Gede adalah akan ada panic button atau tombol darurat (SOS) di kawasan Surya Kencana. Tombol itu digunakan untuk membantu pendaki jika terjadi keadaan darurat saat mendaki Gunung Gede.

“Kalau ada keadaan darurat, pendaki bisa menekan tombol SOS untuk meminta bantuan petugas di bawah,” keterangan ditambahkan.