Jejak Kaki Hewan yang Diduga Macan Muncul Lagi di Gunungkidul

Posted on

Jejak kaki hewan yang diduga macan muncul kembali di Gunungkidul. Lokasinya masih di sekitar lahan yang akan dijadikan pondok pesantren.

Warga Panggul Kulon, Gunungkidul kembali digegerkan dengan kemunculan jejak hewan diduga macan di lokasi proyek pembangunan pondok pesantren (ponpes) Semanu. Sebelumnya, di lokasi itu juga ditemukan jejak hewan yang sama.

Kali ini, jumlah jejak hewan yang diduga macan tersebut terbilang lebih banyak dibandingkan sebelumnya. Warga Panggul Kulon sekaligus pekerja proyek, Heru Purwanto (56), membenarkan hal tersebut.

Heru mengaku mendapat informasi dari rekan kerjanya terkait kemunculan jejak diduga macan di sekitar proyek. Jejak tersebut muncul pagi tadi.

“Kebetulan hari ini saya tidak masuk kerja dan teman saya mengabari kalau ada temuan jejak macan lagi, untuk kejadiannya pukul 07.30 WIB,” kata Heru saat dihubungi, Senin (12/1/2026).

Heru melanjutkan jumlah jejak diduga macan kali ini lebih banyak ketimbang saat temuan pertama. Selain itu, jarak antar-jejak sekitar satu meter.

“Untuk yang kedua ini jumlah jejaknya lebih banyak,” ujarnya.

Heru pun semakin yakin jika jejak itu adalah jejak macan. Terlebih beberapa waktu lalu ada operator ekskavator yang melihat adanya macan di sekitar lokasi proyek pembangunan ponpes.

“Kemungkinan tetap macan, karena pernah kelihatan kok, dan ada orang yang lihat juga,” ucapnya.

Akan tetapi, Heru memastikan kejadian kedua ini tidak membuat warga khawatir. Sebab, hewan diduga macan itu hanya mencari air untuk minum.

“Kemunculan jejak tidak mengganggu pekerjaan, dan kemungkinan macan itu mencari minum di tampungan air bersih sekitar proyek pembangunan Ponpes,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, postingan video berupa penampakan jejak diduga harimau di proyek pembangunan pondok pesantren (ponpes) Semanu, Gunungkidul ramai di media sosial (medsos). Warga menduga jejak tersebut merupakan jejak harimau atau macan, dan sudah sering muncul saat musim kemarau.

Informasi soal kemunculan jejak diduga macan itu mencuat usai diunggah di media sosial pada Jumat (2/1) lalu. Dari keterangan pekerja bangunan di lokasi, kemunculan jejak diduga macan terlihat sejak akhir Desember 2025.

“Tiga hari yang lalu, pagi-pagi saya datang ke sini mau kerja lihat jejak harimau, itu jejaknya besar sekali seukuran telapak sapi. Tapi jejak itu sudah hilang karena kemarin kan hujan deras sekali,” kata Heru Purwanto kepada wartawan di Semanu, Gunungkidul, Jumat (2/1).

Heru menyebut lokasi penemuan jejak berada di Panggul Kulon, Candirejo, Semanu, Gunungkidul, tepat di sisi timur proyek pembangunan Ponpes. Heru juga mengungkapkan bahwa jejak tersebut merupakan jejak harimau.

“Kenapa saya yakin? Karena di sini selain harimau tidak ada jejak-jejak seperti itu, dan biasanya dia minum air bersih di sini (tampungan air hujan dekat proyek),” ujarnya.

——-

Artikel ini telah naik di