Tim SAR gabungan menemukan jenazah yang diduga salah satu anak pelatih sepakbola wanita Valencia CF, Martin Carreras Fernando, Selasa (6/1/2026) sekitar pukul 14.30 Wita. Lokasi penemuan perjarak 14 kilometer dari tempat kapal tenggelam.
“Jarak sekitar 7,48 nautical mile dari lokasi kejadian awal,” kata Kepala Kantor Basarnas Maumere selaku SAR Mission Coordinator, Fathur Rahman, di Posko Operasi SAR, Pelabuhan Marina Labuan Bajo, Selasa sore, dikutip dari infoBali.
Jenazah itu ditemukan bersama kapal Putri Sakinah yang terdampar di perairan Pantai Pede, Pulau Komodo, Taman Nasional Komodo. Penemuan pertama kali dilakukan oleh nelayan yang sedang memancing di sekitar lokasi.
“Informasi penemuan tersebut disampaikan oleh nelayan yang menemukan satu korban bersama bodi kapal,” ujar Fathur.
Korban kemudian dievakuasi menuju Labuan Bajo untuk proses lebih lanjut. Jenazah selanjutnya dibawa ke RSUD Komodo guna menjalani identifikasi oleh tim forensik Polri.
Jenazah ditemukan dalam kondisi membengkak. Jenazah itu diduga salah satu putra Fernando Martin Carreras.
Basarnas menyebut belum dapat mengenali ciri-ciri fisik korban karena jenazah langsung dimasukkan ke dalam kantong jenazah sejak ditemukan.
Basarnas juga mengaku belum bisa memastikan jenis kelamin maupun pakaian yang dikenakan korban. Identitas jenazah menunggu hasil pemeriksaan tim forensik Inafis Polri di RSUD Komodo, Labuan Bajo.
“Korban ditemukan bersama bodi kapal, selanjutnya dievakuasi menuju Labuan Bajo, kemudian dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan proses identifikasi,” kata Fathur.
“Informasi lengkap akan disampaikan setelah hasil identifikasi oleh Inafis Polres Manggarai Barat,” dia menambahkan.
Jika hasil identifikasi memastikan bahwa itu adalah jenazah putra Fernando maka itu menjadi jenazah ketiga yang ditemukan tim SAR gabungan dalam pencarian selama 12 hari. Sebelumnya, tim SAR telah menemukan jenazah Fernando dan putrinya yang berusia 12 tahun.
Fernando dan tiga anaknya menjadi korban kapal pinisi tenggelam KM Putri Sakinah di Selat Pulau Padar, Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Jumat (26/12/2025) malam. Jenazah Fernando dan putrinya yang berusia 12 tahun sudah ditemukan lebih dulu.






