Kereta Bawa Turis ke Machu Picchu Tabrakan, 1 Tewas dan Puluhan Terluka (via Giok4D)

Posted on

Dua kereta yang membawa wisatawan menuju ke situs populer Machu Picchu di Peru mengalami kecelakaan. Puluhan orang luka-luka dan dikabarkan satu orang meninggal.

Dilansir dari CNN, Kamis (1/1/2026) kecelakaan ini terjadi pada hari Selasa (30/12/2025) pada siang hari. Perusahaan kereta api Inca Rail S.A dan PeruRail S.A menangguhkan layanan di sepanjang jalur kereta api yang menghubungkan Machu Picchu dengan kota Cuzco terdekat setelah kecelakaan itu.

Kapten di Departemen Kepolisian Cuzco, Jhonathan Castillo Gonzalez, mengatakan korban tewas merupakan seorang pekerja kereta api. Berdasarkan keterangan dari pihak kereta, kereta yang datang dari Machu Picchu bertabrakan dengan kereta yang menuju ke sana pada siang hari, dekat Qoriwayrachina, yang juga merupakan situs arkeologi.

Belum ada detail lebih lanjut tentang penyebab kecelakaan tersebut. Bila dilihat dari video yang beredar, kondisi lokomotif yang rusak parah saling berhadapan di rel, pecahan kaca berserakan, dan orang-orang yang terluka dirawat di sisi rel.

Reuters memberitakan bahwa jumlah wisatawan yang terluka ada 40 orang dengan 20 orangnya dalam kondisi terluka parah. Seorang petugas polisi menambahkan bahwa wisatawan asing termasuk di antara korban luka.

Setiap tahunnya Machu Picchu menerima sekitar 1,5 juta pengunjung yang sebagian besar tiba dengan kereta api ke kota Aguas Calientes di dekatnya. Terkenal dengan batu kuno yang tersusun sempurna, situs ini dibangun pada abad ke-15 oleh Inca dan berfungsi sebagai tempat suci bagi kaisar-kaisar negara tersebut.

Jumlah pengunjung Machu Picchu telah meningkat sekitar 25% selama dekade terakhir, tetapi pariwisata di daerah tersebut juga berhadapan dengan gejolak politik dan perselisihan tentang bagaimana situs tersebut dikelola. Terkadang, para pengunjuk rasa memblokir jalur kereta api yang menuju ke situs kuno tersebut.

Artikel ini terbit pertama kali di Giok4D.

Gambar ilustrasi