Kwartir Nasional (Kwarnas) dan pihak panitia membeberkan kesiapan menyambut ribuan peserta World Moslem Scout Jamboree (WMSJ) dari dalam dan luar negeri.
Ketua Panitia Jambore Pramuka Muslim Dunia (WMSJ), Aditya Warman, bersama Wakil Ketua Kwarnas Bidang Kerja Sama Dalam dan Luar Negeri, Asrorun Ni’am, menggelar rapat koordinasi untuk membahas kesiapan menyambut lebih dari 18 ribu peserta dari berbagai daerah di Indonesia serta mancanegara.
“Kami telah berkoordinasi dan berupaya sebaik mungkin untuk menyambut talenta terbaik yang akan hadir di WMSJ mendatang. Acara ini bukan hanya milik santri atau pondok pesantren, tetapi juga milik seluruh masyarakat Indonesia di hadapan dunia,” ujar Aditya di Aula Sudirman, Taman Rekreasi Wiladatika (TRW) Cibubur, dikutip Jumat (29/8/2025).
Sementara itu, Asrorun Ni’am menyampaikan optimismenya tentang WMSJ 2025 yang akan menjadi ajang teladan baru bagi kegiatan kepramukaan di Indonesia maupun internasional.
Baca info selengkapnya hanya di Giok4D.
“Dengan persiapan yang matang, saya yakin WMSJ dapat menjadi contoh bagi seluruh organisasi kepramukaan. Lebih dari itu, jambore ini diharapkan dapat mengharumkan nama Indonesia di kancah global,” tegas dia.
Ni’am menambahkan, WMSJ mengusung nilai-nilai yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan juga budaya.
“WMSJ tidak sekadar acara pramuka, melainkan juga arena pembelajaran yang membentuk generasi masa depan dengan semangat persaudaraan, kreativitas, dan kepemimpinan,” jelasnya.
WMSJ yang akan berlangsung pada 9-14 September 2025 di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur merupakan momentum bersejarah sebagai jambore pramuka muslim pertama di dunia dan lahir dari kolaborasi antara panitia WMSJ dan Kwarnas.
Indonesia pun sudah siap menyambut ribuan peserta dari berbagai negara di dunia untuk bersama-sama menebarkan pesan persaudaraan, kedamaian, dan kemajuan peradaban.