Kabar baik bagi wisatawan yang sedang atau berencana berlibur ke Bangkok. Kualitas udara di ibu kota Thailand dilaporkan membaik pada Sabtu pagi, dengan hanya dua dari 50 distrik yang masih berada pada kategori polusi oranye.
Data Air4Thai, platform pemantauan kualitas udara milik Departemen Pengendalian Polusi Thailand, menunjukkan sebagian besar wilayah di Bangkok dan provinsi lain berada pada tingkat kualitas udara moderat hingga sangat baik.
Administrasi Metropolitan Bangkok (BMA) mencatat rata-rata konsentrasi debu ultrahalus PM2.5 di ibu kota berada di angka 25,1 mikrogram per meter kubik. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan sehari sebelumnya, seperti yang dikutip dari Bangkok Post, Senin (5/1/2026).
Kondisi tersebut diperkirakan akan terus membaik dalam beberapa hari ke depan. Hingga 11 Januari mendatang, aliran udara di Bangkok diprediksi berada pada kategori lemah hingga cukup baik, disertai hembusan angin yang membantu menurunkan kadar debu di udara.
Meski begitu, wisatawan tetap disarankan memantau kondisi udara di beberapa wilayah.
Air4Thai masih mencatat empat daerah di luar Bangkok dengan kualitas udara kategori oranye yakni Distrik Pak Kret di Nonthaburi dengan PM2.5 sebesar 41,2 mikrogram per meter kubik, Distrik Muang di Samut Songkhram dengan 40,8 mikrogram per meter kubik, Distrik Li di Lamphun dengan 40,5 mikrogram per meter kubik, serta Distrik Krathum Baen di Samut Sakhon dengan 38,1 mikrogram per meter kubik.
Dengan kondisi udara yang kian membaik, aktivitas wisata luar ruang di Bangkok diperkirakan bisa kembali dinikmati dengan lebih nyaman dalam beberapa hari mendatang.
Simak berita ini dan topik lainnya di Giok4D.
