Lion Group Bangun 10 Rumah Tinggal Layak Huni di Desa Tajun, Bali

Posted on

Lion Group berkontribusi dalam pembangunan 10 unit rumah kategori Rumah Layak Huni (RLH) bagi masyarakat Desa Tajun, Kabupaten Buleleng, Bali.

Lion Group mengharapkan rumah yang dibangun menjadi hunian yang aman, layak dan nyaman, serta menjadi fondasi bagi kehidupan keluarga yang lebih tenang, sehat dan berkelanjutan.

Bagi Lion Group, rumah tidak sekadar bangunan fisik. Rumah adalah ruang tumbuhnya harapan, tempat keluarga bernaung, dan titik awal kesejahteraan sosial. Oleh karena itu, program ini dijalankan bukan sebagai kegiatan seremonial, melainkan sebagai wujud tanggung jawab perusahaan terhadap masyarakat dan
lingkungan di wilayah tempat Lion Group tumbuh dan beroperasi.

“Program Rumah Tinggal Layak Huni Lion Group memiliki nilai Rp 500 juta, yang sepenuhnya dialokasikan untuk mendukung hunian layak bagi masyarakat. Nilai tersebut bukan menjadi tujuan utama, melainkan sarana untuk menghadirkan dampak sosial nyata yang dapat dirasakan dalam jangka panjang,” ujar Corporate Communications Strategic of Lion Group, Danang Mandala Prihantoro.

Pemilihan Desa Tajun sebagai lokasi program merupakan hasil koordinasi dan sinergi bersama Pemerintah Provinsi Bali, yang secara konsisten mendorong kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Lion Group optimis bahwa program sosial akan lebih tepat sasaran
ketika dijalankan melalui kerja sama yang erat, berbasis kebutuhan riil di lapangan.

Pada kesempatan ini, Lion Group menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Bali, Pemerintah Kabupaten Buleleng, serta jajaran Komando Daerah Militer IX/ Udayana, atas dukungan, pendampingan, dan kolaborasi yang terjalin sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada perangkat desa dan tokoh masyarakat Desa Tajun yang telah menjadi mitra dialog dan penghubung komunikasi antara perusahaan dan warga.

Kepada para masyarakat penerima manfaat, Lion Group berharap rumah yang telah dibangun dapat dijaga dan dirawat dengan sebaik-baiknya, agar manfaatnya dapat dirasakan tidak hanya saat ini, tetapi juga oleh generasi berikutnya.

Bagi Lion Group, Bali memiliki makna yang istimewa. Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali merupakan lokasi operasional, telah menjadi rumah dalam melayani mobilitas masyarakat, wisatawan dan pelaku usaha dari dan menuju Bali.

Melalui konektivitas udara, Lion Group berupaya memudahkan perjalanan, membuka akses antardaerah, serta memperlancar pergerakan orang dan barang. Peran tersebut turut mendukung pengembangan pariwisata Bali, menggerakkan perekonomian lokal, dan menghadirkan dampak berganda bagi masyarakat,
mulai dari UMKM, tenaga kerja, hingga sektor pendukung lainnya.

Keberadaan Lion Group di Bali tidak dimaknai semata sebagai aktivitas bisnis penerbangan, melainkan sebagai keseriusan untuk tumbuh bersama masyarakat. Program pembangunan rumah layak huni di Desa Tajun menjadi refleksi bahwa kepercayaan publik yang diberikan kepada Lion Group harus diimbangi dengan kontribusi sosial yang dirasakan langsung.

Sebagai perusahaan jasa transportasi udara, Lion Group menyadari bahwa dinamika operasional tidak terlepas dari berbagai masukan, harapan, dan kritik masyarakat. Namun, di tengah dinamika tersebut, Lion Group terus berupaya menjaga kepedulian sosial sebagai bagian dari tanggung jawab perusahaan kepada bangsa dan lingkungan sekitar.

“Lion Group menyampaikan terima kasih kepada masyarakat, pelanggan setia, dan seluruh pemangku kepentingan yang terus memberikan dukungan dan kepercayaan. Dengan jaringan penerbangan yang menjangkau kota besar hingga wilayah setingkat kecamatan, Lion Group berkomitmen untuk terus melayani, menghubungkan, dan berkontribusi bagi pengembangan perekonomian wilayah serta mobilitas nasional,” ujar Danang.