Malaysia semakin gencar menggarap pasar wisatawan Indonesia. Malaysia mematok target menarik hingga 4,6 juta pengunjung sepanjang 2026.
Duta Besar Malaysia untuk Indonesia, Datuk Syed Mohamad Hasrin Tengku Hussin, menyebut target tersebut bukan tanpa dasar. Jumlah wisatawan Indonesia yang berlibur ke Malaysia terus menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir.
Untuk mencapai target jumlah kunjungan wisatawan pada 2026, Malaysia menggelar berbagai kegiatan promosi pariwisata secara masif dan berkelanjutan sepanjang tahun.
“Pada 2024, Malaysia menerima sekitar 4,1 juta wisatawan dari Indonesia. Sementara pada tahun lalu, hingga November, tercatat sekitar 3,8 juta wisatawan Indonesia,” ujar Syed Mohamad Hasrin.
“Dengan tren ini, kami optimistis dapat mencapai target 4,6 juta wisatawan tahun ini,” ujar dia.
Dikutip dari Malay Mail, Rabu (14/1) pernyataan itu dikemukakannya dalam agenda konferensi pers peluncuran Visit Malaysia 2026 yang digelar bersama Indonesia AirAsia, pada Minggu (11/1).
Peluncuran kampanye tersebut turut dihadiri Head of Indonesia AirAsia’s Affairs and Policy, Eddi Krismeidi Soemawilaga, serta Director Tourism Malaysia Jakarta, Hairi Mohd Yakzan.
Dalam kesempatan sebelumnya, Syed Mohamad Hasrin menjelaskan bahwa Malaysia telah menyiapkan sekitar 320 program berskala besar untuk meramaikan VM2026. Ratusan agenda itu akan menampilkan beragam daya tarik unggulan Malaysia, mulai dari keindahan alam, aktivitas petualangan, hingga wajah kota-kota modern yang dinamis.
Sementara itu, Eddi Krismeidi Soemawilaga yang juga menjabat sebagai Presiden Asosiasi Pariwisata ASEAN (ASEANTA) menegaskan kesiapan sektor transportasi udara dalam mendukung target tersebut. Saat ini, terdapat 396 penerbangan langsung AirAsia dari 16 kota di Indonesia menuju Malaysia setiap pekan, dengan kapasitas total mencapai 72.822 kursi.
Tak hanya itu, Indonesia AirAsia juga tengah mempersiapkan pembukaan sejumlah rute baru ke Malaysia. Rute-rute tersebut ditargetkan sudah bisa beroperasi pada pertengahan tahun ini untuk semakin mempermudah pergerakan wisatawan antar kedua negara.
