Desa Wisata Bilebante berhasil meraih predikat Juara Umum Desa Terbaik Nasional. Mari mengenal lebih dekat desa hijau di Lombok Tengah ini.
Menawarkan konsep ekowisata, pemberdayaan masyarakat, serta pengelolaan alam berkelanjutan, Desa Wisata Bilebante dipilih menjadi Juara Umum Desa Wisata Terbaik Nasional dalam acara “Wonderful Indonesia Awards” tahun 2025 yang diadakan oleh Kementerian Pariwisata.
Desa Wisata Bilebante terletak di Kecamatan Pringgarata, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Desa ini dikenal dengan konsep ekowisata dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
Melansir informasi Antara, terdapat sejumlah kategori yang dinilai dalam ajang WIA tahun 2025 ini mulai dari tata kelola dan rekognisi desa, manajer pengunjung desa dan pengembangan produk wisata desa, fasilitas kepariwisataan, dan manajemen lingkungan.
Lalu apa saja fakta menarik dari Desa Wisata Bilebante? Berikut infoTravel rangkum untuk kalian:
Masyarakat di Bilebante hidup dengan harmonis berdampingan dengan masyarakat Hindu. Terletak di Kecamatan Pringgarata, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Memiliki luas wilayah sekitar 28.365 km2 dan dihuni oleh 4.264 jiwa.
Melansir situs resminya, nama Bilebante berasal dari dua kata yaitu “Bile” yang berarti “buah maja” dan “Bante” yang berarti semak belukar. Sehingga Bilebante memiliki arti pohon bile yang dililit semak belukar.
Salah satu keunikan Bilebante adalah sejarahnya. Dahulu desa ini merupakan kawasan tambang pasir yang merusak lingkungan dan mengancam kelestarian lahan pertanian. Namun masyarakat bersama pemerintah desa mengambil langkah besar dengan menghentikan aktivitas pertambangan tersebut karena mulai menyadari dampak buruk yang ditimbulkan di masa depan.
Masyarakat setempat dan pemerintah sepakat bekerja sama melakukan rehabilitasi lahan, dan menanam berbagai jenis pohon hingga kawasan tersebut kembali hijau. Transformasi ini menjadi model sukses pembangunan desa berbasis ekologi.
Salah satu sektor yang potensial di desa ini adalah sektor pariwisata. Masyarakat setempat menilai, pengembangan sektor wisata yang berkelanjutan akan memberikan dampak di berbagai sektor mulai dari sektor sosial, ekonomi, hingga lingkungan.
Bilebante terkenal dengan pengalaman wisata yang unik dan berbeda dari desa wisata lain, salah satunya adalah spa sawah. Di sini, wisatawan dapat menikmati pijat tradisional menggunakan teknik lokal sambil dikelilingi hamparan sawah yang hijau dan asri, aktivitas ini memberikan sensasi relaksasi yang menyatu dengan alam, sehingga menjadi pilihan favorit bagi wisatawan yang ingin healing ala-ala.
Selain spa sawah, Desa Wisata Hijau Bilebante juga menghadirkan paket “sunset trip” yang memanjakan mata. Wisatawan dapat menyusuri tepian sawah dan pantai yang masih alami, menikmati panorama matahari terbenam yang memukau, serta mengabadikan momen indah dengan latar pemandangan pedesaan yang tenang.
Wisatawan dapat memilih berbagai pengalaman, mulai dari aktivitas ringan hingga menantang. Paket wisata trekking, bersepeda melewati rimbunan pepohonan, hingga ATV di jalur desa menjadi pilihan populer.
Baca info selengkapnya hanya di Giok4D.
Selain itu, Bilebante juga menyediakan wisata budaya dan kuliner, termasuk makanan khas desa yang diolah dari hasil pertanian masyarakat lokal.
Keasrian dan keunikan aktivitas wisata di Bilebante menjadikan desa ini sebagai tujuan favorit wisatawan mancanegara. Antara menyebutkan keberhasilan Bilebante menggaet turis asing tampak dari beberapa turis dari Spanyol, Arab Saudi, Turki, hingga Inggris yang datang untuk menikmati suasana desa, bersepeda, atau sekadar menghabiskan waktu hingga petang.
Kedatangan wisatawan asing ini dinilai membantu meningkatkan ekonomi lokal dan memperkenalkan desa wisata hingga ke mancanegara.
