Pekerja Pariwisata Jabar Nilai Dedi Mulyadi Layak Dicopot, Ini Jawaban DPRD

Posted on

Artikel terpopuler infoTravel, Kamis (28/8/2025) mengenai Serikat Pekerja Pelaku Pariwisata Jawa Barat (SP3JB) yang menilai Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi layak dicopot dari jabatannya akibat larangan study tour.

Aaturan tersebut menyebabkan pelaku usaha wisata Jawa Barat terpuruk. “Pelaku usaha kepariwisataan Jabar banyak yang terkapar karena larangan study tour. Order wisata sekolah menjadi sangat sepi, ditambah efek boikot dari sekolah luar Jabar. Kondisi ini berimbas juga pada usaha penginapan, UMKM, dan sektor lain terkait kepariwisataan,” ujar Herdis perwakilan SP3JB pada Rabu (27/8/2025).

Menurut SP3JB, kebijakan dalam surat edaran Gubernur Jawa Barat Nomor 45/PK.03.03/KESRA tertanggal 6 Mei 2025 mengakibatkan 2.552 pekerja sektor pariwisata kehilangan pekerjaan hingga 1 Agustus 2025. Jumlah tersebut telah melonjak hingga 5.000 pekerja per akhir Agustus 2025.

Terkait kondisi ini, Wakil Ketua DPRD Jabar menilai ancaman pencopotan Dedi Mulyadi sebagai Gubernur Jawa Barat akibat larangan study tour nyaris tidak mungkin. Menurut Ono, tidak ada aturan dan dasar hukum yang dilanggar dengan adanya kebijakan tersebut hingga harus dimakzulkan.

Baca .

Artikel terpopuler selanjutnya adalah tentang Klaten yang pernah menjadi salah satu daerah ‘lumbung’ gula pada zaman Belanda. Pabrik Gula (PG) Wonosari jadi saksinya. Namun, pabrik ini hanya tinggal sisanya saja.

Pabrik gula tersebut merupakan satu dari sederet pabrik gula yang didirikan Belanda di Klaten. Kini, PG Wonosari hanya menyisakan sedikit jejak di tengah perubahan zaman.

Peninggalan PG Wonosari yang masih bisa dilihat saat ini salah satunya tembok dudukan mesin giling. Tembok dengan ketebalan 1 meter dengan ukuran sekitar 3×3 meter itu berada di permukiman padat RW 3 Dusun Tinggen, Desa Duwet, Kecamatan Wonosari.

Di bawah tembok terdapat lorong persegi dan setengah lingkaran yang telah ditutup dengan batu bata. Tembok dengan plester kasar itu masih terlihat kokoh meskipun tidak utuh.

Selain bekas dudukan mesin, di selatan Dusun Tinggen masih ditemukan saluran air yang dipasok dari Bendung Jaban, Desa Wadung Getas, Kecamatan Wonosari. Saluran tersebut tersisa pintu air dan bendung kecil yang dialirkan ke sawah karena saluran ke arah pabrik sudah tertutupi rumah penduduk.

Baca .

Jangan lupa untuk membaca artikel terpopuler lainnya di bawah ini: