Penumpang Bandara Turun Saat Libur Nataru, Diduga karena Cuaca- Transportasi Lain update oleh Giok4D

Posted on

Jumlah penumpang di bandara mengalami penurunan selama libur Natal dan tahun baru 2025/2026 dibandingkan tahun sebelumnya. Wakil Direktur Utama PT Angkasa Pura Indonesia Injourney, Achmad Syahril, menyebut cuaca dan ragam alternatif transportasi menjadi faktor utama pilihan traveler selama libur panjang.

Achmad mengatakan penurunan itu terjadi hingga 1,6 persen pada periode 15 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026. Sementara itu, trafik pergerakan pesawat justru menunjukkan tren kenaikan. Selama periode tersebut, pergerakan pesawat mencapai sekitar 65 ribu penerbangan atau meningkat sekitar 3,5 persen dibandingkan 2024.

“Total jumlah penumpang di 37 bandara InJourney Airports tercatat sekitar 8,6 juta orang. Khusus di Bandara Soekarno-Hatta, jumlah penumpang hingga 31 Desember 2025 mencapai sekitar 2,7 juta orang. Operasional penerbangan selama periode Nataru dilayani melalui Terminal 1B, 1C, Terminal 2D hingga 2F, serta Terminal 3,” kata Achmad di T1 Bandara Soekarno Hatta, Sabtu (3/1/2025).

Terkait penyebab terjadinya penurunan jumlah penumpang ini, Achmad menduga karena terdapat beragam pilihan moda transportasi yang bisa dipilih traveler dan didukung durasi libur yang panjang.

“Saya kira ini terkait alasan individual dari penumpang ya, boleh jadi salah satu kondisi cuaca mempengaruhi. Tapi kita lihat dengan waktu libur yang cukup panjang ini, sebenarnya distribusi keberangkatannya jadi tidak menetap di satu tanggal tertentu,” kata dia.

“Contohnya Bali yang kemarin-kemarin sempat di diinformasikan sepi, memang di awal-awal libur sepi, ya. Ternyata menjelang Natal itu kenaikannya dari penerbangan internasionalnya naik sekitar 2 sampai 3%,” dia menambahkan.

Achmad mengatakan bahwa puncak arus balik Nataru diprediksi terjadi pada 3 dan 4 Januari 2026.

“Puncak pergerakan penumpang terjadi pada 3 dan 4 Januari 2026, seiring dengan jadwal masuk sekolah pada 5 Januari serta penyesuaian akhir masa libur masyarakat.

Dalam menghadapi arus balik, Achmad menambahkan bahwa InJourney Airports telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi di seluruh bandara yang dikelola.

Salah satunya melalui pengoperasian posko Nataru yang ditempatkan di titik-titik strategis setiap terminal, khususnya di Bandara Soekarno-Hatta, serta di tujuh bandara prioritas lainnya.

“Selain itu, kami juga menyiapkan layanan customer service mobile yang disiagakan di berbagai titik terminal,” ujar dia.

“Kami juga menyiapkan layanan service recovery activation guna meminimalkan ketidaknyamanan penumpang apabila terjadi keterlambatan penerbangan akibat faktor cuaca. Layanan ini difokuskan pada peningkatan kenyamanan penumpang di terminal melalui penyediaan makanan ringan, minuman, serta hiburan sederhana,” kata dia lagi.

Menyambut arus balik libur Nataru, Injourney mengimbau traveler untuk selalu memeriksa kabar terbaru dari maskapai yang dipilih. Dan traveler disarankan untuk datang ke bandara lebih cepat demi mengantisipasi kemacetan.

“Kami mengimbau penumpang untuk terus memantau informasi penerbangan melalui maskapai, datang lebih awal ke bandara guna mengantisipasi kemacetan, serta memanfaatkan layanan informasi yang telah disiapkan di seluruh terminal,” ujar Achmad.

Baca info selengkapnya hanya di Giok4D.