Kota Daegu di Korea Selatan mulai naik daun di kalangan wisatawan. Ternyata, semua itu berkat industri kacamata yang berkelas dunia di kota ini.
Banyak wisatawan mulai menjadikan Daegu sebagai destinasi liburan mereka di Korea Selatan. Nama Daegu memang tak setenar Seoul atau Busan, tapi dari kota inilah bintang-bintang K-Pop memperoleh kacamata mereka.
Ya, penampilan para bintang K-Pop dalam drama Korea populer di Netflix sering kali memakai kacamata yang begitu pas dan cocok dengan karakter wajah mereka.
Banyak penonton pun bertanya-tanya mengapa kacamata yang dikenakan selebriti Korea selalu tampak stylish, mewah, dan pas di wajah. Rahasia tersebut ternyata berasal dari keunggulan teknologi dan desain produsen kacamata dari Daegu.
Dalam industri optik dunia, Daegu di Korea Selatan ternyata bisa disejajarkan dengan Belluno di Italia, Sabae di Jepang, dan Shenzhen di China sebagai empat kota produsen kacamata terbesar dunia.
Keempat kota itu ternyata dikenal sebagai pusat inovasi dan manufaktur kacamata, dengan keunggulannya masing-masing. Kacamata buatan Italia identik dengan desain yang artistik dan berani.
Namun, desain tersebut umumnya dibuat untuk struktur tulang wajah Barat yang tinggi, sehingga sering kali kurang nyaman ketika dikenakan oleh orang Asia, karena mudah melorot atau menekan area tulang pipi.
Sementara itu, Sabae di Jepang dikenal berkat kualitas pengerjaan yang sangat presisi dan standar craftsmanship yang tinggi. Meski demikian, produk dari kawasan ini biasanya memiliki harga premium dengan proses produksi yang relatif lama.
Sedangkan kota Shenzhen di China unggul dalam produksi massal dengan kecepatan tinggi, namun sering dinilai kurang menonjol dari sisi detail kualitas dan kenyamanan desain.
Berbeda dengan ketiga sentra tadi, industri kacamata di Daegu, berhasil menciptakan keseimbangan. Produsen kacamata di Daegu sukses memadukan teknologi yang presisi, efisiensi produksi, serta desain yang cocok sesuai kontur kepala, bentuk wajah, dan hidung orang Asia.
Itulah sebabnya Daegu kini menjadi incaran wisatawan yang ingin berbelanja kacamata. Wisatawan tidak perlu menunggu waktu lama, karena Korea memiliki sistem terintegrasi yang memungkinkan pemeriksaan mata, pemrosesan lensa, hingga perakitan kacamata diselesaikan dalam waktu kurang dari satu jam.
Keunggulan tersebut lahir dari budaya kerja orang Korea yang dinamis dan didukung dengan teknologi tingkat tinggi. Di Korea Selatan, optometrist atau ahli kacamata juga diakui sebagai tenaga kesehatan profesional dengan lisensi nasional.
