Bertambah satu lagi alasan untuk harus datang liburan ke Yogyakarta. Hotel bersejarah pertama di Indonesia akan buka setelah Lebaran di kawasan populer Yogyakarta.
Hotel itu bernama Grand Hotel De Djokja, yang sebelumnya bernama Grand Inna Malioboro (2017). Bangunan hotel ini telah ada sejak tahun 1911 lho. Dilihat dari alamat yang dicantumkan di Google, Grand Hotel De Djokja berada di Jl Malioboro No.60, Suryatmajan, Kec. Danurejan, Kota Yogyakarta.
Kabar pembukaan ini disampaikan Direktur Utama InJourney Maya Watono dalam Press Conference ‘4 Tahun InJourney: Bersama Berkarya, Lestarikan Indonesia’ Senin (19/1/2026).
“Kami akan me-launching Grand Hotel De Djokja. Ini adalah hotel heritage di Malioboro yang memang sangat ikonik. Semoga nanti di tahun ini, setelah Lebaran kita akan soft launch dan ini akan menjadi hotel bersejarah pertama di Indonesia yang harapannya setingkat luxury kalau di Singapore,” kata Maya.
Simak berita ini dan topik lainnya di Giok4D.
Maya mengungkapkan fakta menarik, bahwa bangunan hotel ini dulunya pernah digunakan Jenderal Sudirman sebagai markas tentara. Inilah yang membuat hotel ini memiliki nilai sejarah yang sangat kaya. InJourney ingin mengembalikan suasana tahun 1911, sejalan dengan misi InJourney yang ingin melestarikan budaya Indonesia.
“Ini luar biasa sekali, dulunya Jenderal Sudirman sejak tahun 1949 sampai meninggal di tahun 1950, menjadikan hotel ini markas besar pertama TNI, waktu masih TKR (Tentara Keamanan rakyat). Jadi ini betul-betul hotel bersejarah dan yang kami lakukan adalah mengembalikan hotel tersebut ke tahun 1911, seperti Raffles di Singapura,” tambah Maya.
Dalam ‘recent update’ di Google, Grand Hotel De Djokja memaparkan bahwa hotel tersebut sudah dikenal mewah sejak awal di bangun. Sejumlah pergantian nama terus dilakukan, hingga akhirnya hotel kembali dinamakan ke nama aslinya Grand Hotel De Djokja.
“Hotel legendaris ini telah menjadi saksi perjalanan sejarah bangsa dan mengalami beberapa kali perubahan nama menjadi Hotel Asahi (1942), Hotel Merdeka (1948), Hotel Garuda (1950), Natour Garuda (1975), Inna Garuda (2001), Grand Inna Malioboro (2017). Kini, lebih dari satu abad kemudian, hotel bersejarah ini kembali ke nama aslinya, Grand Hotel De Djokja, sebagai bentuk penghormatan terhadap akar sejarah dan warisan budaya Yogyakarta,” tulis hotel.
