Tiket Masuk Gratis, Pengunjung Bandung Zoo Membeludak, Ada yang Pilih Balik Kanan

Posted on

Momen akhir libur Natal dan tahun baru dimanfaatkan ribuan warga untuk memadati Bandung Zoo. Sebagian antusias, yang tak sanggup berdesak-desakan memilih untuk pulang.

Pantauan infoJabar, Minggu (4/1/2025), petugas keamanan Polrestabes Bandung dan Satpol PP terus mengimbau pengunjung agar tetap tertib.

“Jangan dorong-dorongan, semua bisa masuk, mohon sabar,” ujar salah seorang petugas, sembari mengingatkan agar keluarga dan barang bawaan tetap aman di tengah kerumunan.

Meski pintu masuk baru dibuka pukul 09.00 WIB, banyak pengunjung sudah mengantre sejak pukul 07.00 WIB. Mumuh, wisatawan asal Bandung Barat, mengaku harus menunggu sekitar satu jam sebelum bisa masuk bersama istri dan anak-anaknya.

“Datang jam 8, baru bisa masuk sekarang. Antre lama, tapi Alhamdulillah terobati karena bisa masuk, dan gratis juga,” ujar Mumuh.

Kebijakan gratis yang diterapkan Pemkot Bandung hingga akhir libur Nataru menjadi daya tarik utama. Sebelumnya, tiket masuk Bandung Zoo mencapai Rp 50 ribu per orang.

Imas, salah satu pengunjung, bersyukur bisa mengajak keluarga berlibur tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.

“Alhamdulillah senang, sesuatu yang langka masuk sini gratis. Kami cuma perlu donasi. Rp100 ribu pun nggak rugi,” ujar dia.

Meski begitu, antrean dan kerumunan membuat beberapa pengunjung memilih pulang. Nunik (34) khawatir keselamatan anaknya yang baru berusia 2 tahun.

“Duh penuh banget, kasihan sama anak. Tadinya mau ke sini karena gratis, tapi kalau padat begini khawatir,” ujar Nunik.

Pilihan serupa diambil oleh Sundari (45) yang membawa ibunya yang sudah sepuh. Dia memutuskan untuk meninggalkan Bandung Zoo.

“Daripada kenapa-kenapa, lebih baik pulang aja. Anak-anak memang pengin main, tapi faktor keamanan tetap utama,” kata dia.

Menurut Humas Bandung Zoo, Sulhan Syafi’i, kunjungan selama libur Nataru bisa mencapai 10 ribu pengunjung per hari.

“Kami sangat bahagia Bandung Zoo masih menjadi tempat favorit warga Bandung, Jawa Barat, dan siapa saja yang datang. Saat ini mungkin sudah 10 ribuan,” ujar Sulhan.

***

Selengkapnya klik di

Gambar ilustrasi
Gambar ilustrasi