TOURISE Dikenalkan di Osaka Expo, Bangun Kolaborasi Lintas Sektor Global

Posted on

Arab Saudi menunjukkan posisinya sebagai pemimpin pariwisata global melalui partisipasi aktif di Osaka Expo 2025, Jepang. Paviliun Arab Saudi telah menarik lebih dari 2 juta pengunjung sejak pembukaan, menjadi salah satu paviliun paling ramai dikunjungi dan bukti daya tarik internasional Kerajaan.

Menteri Pariwisata Arab Saudi, Ahmed Al-Khateeb, memimpin rangkaian pertemuan di Jepang, termasuk dengan Menteri Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata Jepang, Hiromasa Nakano. Dalam kesempatan itu, ia secara resmi mengundang Jepang untuk hadir dalam Majelis Umum Pariwisata PBB ke-26 dan KTT TOURISE perdana di Riyadh, November mendatang.

“Transformasi pariwisata Arab Saudi adalah kebanggaan dunia Arab dan panutan bagi sektor global. Kehadiran kami di Osaka dan kemitraan kami dengan Jepang mencerminkan bagaimana Visi 2030 membuka peluang, menarik investasi, dan membangun jembatan antarbudaya. Selagi kami bersiap menyambut para pemimpin pariwisata dunia di Riyadh untuk Sidang Umum Pariwisata PBB dan KTT TOURISE, kami mengundang mitra Jepang dan global kami untuk bergabung dengan kami dalam membentuk masa depan pariwisata yang berakar pada inovasi, keberlanjutan, dan kesejahteraan bersama,” ujar Ahmed Al-Khateeb dalam keterangannya, Minggu (31/8/2025).

TOURISE, yang dikenalkan di Paviliun Arab Saudi pada Osaka Expo, diharapkan menjadi platform global untuk memperkuat kerja sama lintas sektor. CEO Otoritas Pariwisata Saudi sekaligus Wakil Ketua TOURISE, Fahd Hamidaddin, menyampaikan bahwa dengan TOURISE, kami membangun platform global untuk kemitraan inovatif, investasi bersama, dan keunggulan.

“Arab Saudi sedang membentuk kembali lanskap pariwisata, tidak hanya untuk negara kami, tetapi juga untuk kawasan dan dunia. Dengan TOURISE, kami membangun platform global untuk kemitraan inovatif, investasi bersama, dan keunggulan. Dunia akan menyaksikan transformasi ini di Riyadh November ini, ketika kami mempertemukan para pemimpin dari setiap benua untuk memetakan arah baru bagi pariwisata. Partisipasi Jepang akan menjadi bagian integral dari visi ini,” ungkapnya.

Kehadiran Arab Saudi di Osaka sekaligus memperkuat hubungan bilateral dengan Jepang, bertepatan dengan 70 tahun hubungan diplomatik kedua negara. Selain memperlihatkan komitmen pada keberlanjutan dan inovasi, langkah ini mendukung Visi 2030 dengan target 150 juta wisatawan pada 2030.