Seorang wisatawan asal Amerika Serikat terjatuh saat menyeberangi Air terjun Victoria. Ia sempat dinyatakan hilang dan sekarang ditemukan tewas.
Air terjun Victoria berada di antara dua negara, yaitu Zambia dan Zimbabwe. Mengalir di atas Sungai Zambesi, ada sebuah jembatan yang bisa digunakan oleh wisatawan untuk melihat keindahan Situs Warisan Dunia UNESCO itu.
Dikutip dari New Zimbabwe.com pada Minggu (11/1/2026), Christopher Gibbs seorang turis asal AS, tewas setelah jatuh ke jurang setinggi 108 meter di bawah Air terjun Victoria. Ia memasuki Zambia melalui Pos Perbatasan Victoria Falls pada tanggal 5 Januari.
Menurut pihak Afrika Selatan, insiden itu terjadi setelah wisatawan tersebut menyeberang dari kota Victoria Falls di Zimbabwe ke sisi Zambia melalui Jembatan Victoria Falls. Ia tidak kembali ke penginapannya pada hari itu, sehingga pemilik penginapan curiga.
Penginapan lokal itu membunyikan alarm yang memicu peringatan lintas batas antara lembaga penegak hukum di kedua negara. Tim pencari dari dua negara melakukan misi penyelamatan.
Operasi pencarian gabungan ini melibatkan Kepolisian Zambia, Unit Marinir Angkatan Darat Zambia, Angkatan Udara Zambia, dan Brigade Pemadam Kebakaran Dewan Kota Livingstone. Tim itu menemukan jenazah korban dari titik berbahaya Air Terjun Victoria pada Rabu (7/1/2026) malam.
Penilaian awal menunjukkan cedera yang sesuai dengan jatuh dari ketinggian, namun investigasi mengenai penyebab pasti kematian Gibbs masih dilakukan.
Jenazah telah dibawa ke Kamar Mayat Batoka di Rumah Sakit Pendidikan Universitas Livingstone sementara penyelidikan terhadap keadaan seputar insiden tersebut terus berlanjut. Hilangnya Gibbs telah mendorong koordinasi lintas batas antara lembaga penegak hukum Zimbabwe dan Zambia, untuk selalu mengingatkan wisatawan tentang keselamatan wisatawan.
Air terjun Victoria menjadi tujuan wisata dua negara ini. Setiap tahun ada ribuan pengunjung yang datang untuk menikmati pemandangan yang dramatis dan aktivitas petualangannya. Namun, kombinasi bebatuan yang basah dan licin karena percikan air serta tebing curam menghadirkan risiko tinggi yang tak terelakkan.






