Wisata Ramah Kantong di Depok: Taman Lembah Mawar

Posted on

Menemukan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang cocok untuk anak-anak di Depok cukup mudah. Taman Lembah Mawar menonjol sebagai tempat favorit di kalangan masyarakat setempat.

Taman Lembah Mawar tidak hanya menyediakan udara segar, tetapi juga berfungsi sebagai ruang pendidikan yang menarik bagi anak-anak. infoTravel berbincang dengan salah satu pengunjung yang juga warga lokal, Setiawan.

Dia mengatakan sering membawa keluarganya ke taman tersebut pada akhir pekan. Bagi Setiawan, Taman Lembah Mawar melampaui konsep sekadar taman bermain. Dia memanfaatkan fasilitas taman, termasuk kolam ikan, untuk memberikan pengalaman belajar praktis bagi anak-anaknya.

“Buat keluarga, edukasi bagus. Karena kan Sabtu-Minggu kadang-kadang suka bawa anak juga ke sini,” ujar Setiawan, Selasa (6/12/2026).

Selain pertimbangan pendidikan, motivasi utama Setiawan memilih Taman Lembah Mawar ketimbang taman lainnya adalah keamanan dan aksesibilitas.

Lokasi taman yang berada di kawasan pemukiman menciptakan suasana yang lebih tenang, dengan lalu lintas yang lebih sedikit dan kendaraan yang melaju kencang yang lebih jarang melintas.

“Risiko untuk di perjalanannya lebih mudah. Terus nggak banyak ngebut-ngebutan juga di jalanan. Aksesnya kan perumahan ya, kompleks. Jadi kan mindset-nya nggak bisa ngebut gitu kan gitu,” kata dia.

Para pengunjung secara khusus menyoroti kebersihan sebagai keunggulan yang signifikan. Setiawan mengungkapkan bahwa manajemen taman menunjukkan tingkat disiplin yang patut diapresiasi dalam menjaga keindahan lingkungan sekitar.

Taman itu secara konsisten mengikuti jadwal yang tetap, tutup setiap Senin untuk operasi pembersihan menyeluruh.

“Kalau untuk kebersihan dari manajemen kayak gini, hari weekend, cukup bersih. Infonya seingatku hari Senin itu tutup. Untuk kebersihan. Nah, itu bagus sih, jadi ada masa tutupnya dulu kan, supaya lebih terjaga gitu,” kata dia.

Kendati merasa nyaman, Setiawan memberikan beberapa catatan penting bagi Pemerintah Kota Depok terkait pemeliharaan fasilitas bermain (playground). Dia berharap ada pengecekan rutin karena beberapa alat bermain sudah mulai menunjukkan tanda-tanda kerusakan.

“Kalau dari kenyamanan mungkin maintenance-nya, kadang kan suka ada yang udah karatan. Kalau itu saya balikin lagi ke regulasi. Regulasinya itu setiap tahun ada pengecekan berapa kali, itu kan kebijakan dari Pemda gitu,” kata Setiawan.

“Cuma maintenance-nya aja sih yang kurang retak, copot, terus ada tanah yang ada lubang air. Jadi kalau hujan gitu kan risiko. Risiko buat anak jatuh kan. Jadi gitu aja sih,” dia menambahkan.

Dia berharap Taman Lembah Mawar terus berinovasi di masa depan, terutama dalam menambah koleksi satwa seperti burung untuk meningkatkan daya tarik edukasi bagi masyarakat.

“Harapannya mungkin punya inovasinya di tahun 2026 pemeliharaan binatangnya ditambah. Dari segi apa pun ya masyarakat sih nerima gitu. Mau dari segi binatang apa, burung atau apa, itu kan konsekuensi dari Pemda-nya gitu. Saran saya ditambah inovasinya tiap tahun,” ujar dia.

Bagi traveler yang ingin berkunjung, Taman di Jalan Mawar Raya, Kelurahan Depok Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok tetap menjadi pilihan low-budget yang mumpuni.

Fasilitas penunjang seperti toilet pun dinilai cukup bersih dan layak untuk umum, meski suasana akan cukup ramai di saat weekend. Buka setiap hari Selasa – Minggu (Senin Libur) yang dapat dikunjungi pukul 07.00 WIB – 17.00 WIB.