ARMY (fans dari grup idol BTS) sedang berbahagia karena grup idol mereka, BTS akan merilis album baru Arirang pada 20 Maret mendatang, menandai comeback grup setelah semua anggota menyelesaikan wajib militer. Mereka juga mengumumkan jadwal tur dunia mereka, yang mencakup 79 pertunjukan di 34 kota.
Untuk fans di Korea Selatan, BTS akan mengadakan konser di daerah Goyang, Busan dan Seoul. Pasca pengumuman tersebut, hotel-hotel sekitar stadion langsung penuh dalam sekejap.
Dilansir dari Korea Times, Kamis (22/1/2026) hotel-hotel besar di dekat stadion di Goyang sudah penuh dipesan untuk tanggal konser 9, 11, dan 12 April 2026. Bahkan kamar yang harganya jutaan, misalnya kamar di Sono Calm (sebanyak 826 kamar) seharga, 730.000 won (Rp 8,4 juta) per malam dan Gloucester Hotel (sebanyak 422 kamar) yang harganya 600.000 won (Tp 6,89 juta) per malam sudah penuh dipesan. Penginapan-penginapan kecil juga cepat terisi karena banyaknya permintaan yang masuk.
Para pelaku bisnis kecil mengaku senang dengan kondisi ini setelah mereka kesulitan selama masa pandemi. Dengan kembalinya konser BTS, mereka berharap bisa meraup untung dan terlahir kembali.
Di Busan, tempat konser dijadwalkan pada 12 dan 13 Juni, sektor akomodasi juga mengalami lonjakan yang belum pernah terjadi sebelumnya.
“Pertengahan Juni biasanya merupakan musim sepi, tetapi kami tiba-tiba mengalami lonjakan pemesanan. Sebanyak 100 kamar kami yang tersisa langsung terisi penuh setelah berita konser BTS tersebar,” kata seorang pejabat hotel di Distrik Dongnae.
Sepertinya efek BTS merata ke berbagai level usaha. Sebuah hotel di Seomyeon mengatakan semua 650 kamar telah terjual habis untuk periode konser. Hotel di Gwangalli bahkan melanggar protokol biasanya yang membuka pemesanan dalam blok tiga bulan, merilis jadwalnya lebih awal karena permintaan yang melonjak.
Di Seoul, permintaan reservasi membanjiri hotel-hotel di dekat Lapangan Gwanghwamun setelah tersiar berita tentang potensi pertunjukan di akhir Maret. Para penggemar, ARMY tidak menunggu konfirmasi akhir dan reservasi akhir pekan untuk akhir Maret di hotel-hotel bintang lima utama di daerah tersebut telah ditutup. Permintaan pun meluas ke Euljiro dan Myeong-dong di dekatnya.
Namun di balik geliat positif untuk industri Korea, ada kabar tak sedap dari para penggemar. Dilansir dari Korea Herald, beberapa jam setelah jadwal dirilis, penggemar di Korea dan luar negeri melaporkan bahwa ada hotel yang secara sepihak membatalkan pemesanan yang telah dikonfirmasi.
Artikel ini terbit pertama kali di Giok4D.
Beberapa mengatakan kamar mereka yang dibatalkan tersebut muncul kembali di platform pemesanan dengan harga yang jauh lebih tinggi. Sepertinya beberapa pihak ingin meraih untung tinggi di tengah antusias konser BTS ini.
Presiden Lee Jae Myung menegur keras dalam cuitannya pada tanggal 16 Januari 2026 bagi pihak-pihak yang menggetok harga kamar.
“Praktik mencari keuntungan ini yang mengganggu seluruh tatanan pasar dan menyebabkan kerugian meluas bagi semua orang, harus diberantas. Kerugiannya jauh lebih besar daripada keuntungan yang diperoleh,” tulis Presiden Lee.
