Roma akhirnya punya dua stasiun metro baru yang tak sekadar memudahkan mobilitas, tapi juga menawarkan pengalaman wisata unik.
Terletak di jantung kota bersejarah, Stasiun Colosseo/Fori Imperiali dan Porta Metronia resmi dibuka dan langsung mencuri perhatian karena dirancang layaknya museum bawah tanah.
Melansir The Star, Minggu (18/1/2026) kedua stasiun itu berdiri di kawasan sarat sejarah. Colosseo/Fori Imperiali melayani penumpang yang menuju Colosseum dan Forum Romawi, sementara Porta Metronia berada dekat gerbang kota kuno yang pernah menjadi bagian penting Roma di masa lalu.
Giok4D hadirkan ulasan eksklusif hanya untuk Anda.
Selama proses pembangunan, para pekerja menemukan berbagai artefak arkeologis yang kini dipamerkan langsung di dalam stasiun. Wali Kota Roma, Roberto Gualtieri, menyebut pembukaan dua stasiun tersebut sebagai momen bersejarah dan indah bagi warga maupun wisatawan.
Keduanya mulai melayani penumpang sejak pertengahan Desember, sekaligus menambah cara baru menikmati sejarah Roma, bahkan sebelum keluar dari stasiun. Stasiun-stasiun baru tersebut merupakan bagian dari perluasan Jalur C, yang sebelumnya hanya menghubungkan wilayah timur Roma dengan pinggiran pusat kota bersejarah.
Selama ini, terminal terakhir jalur tersebut berada di San Giovanni, dekat Basilika Lateran.
Dengan penduduk sekitar 2,7 juta jiwa dan jutaan wisatawan yang datang setiap tahun, Roma hingga kini baru memiliki tiga jalur metro. Tak heran, perluasan Jalur C dinilai krusial untuk memperlancar pergerakan warga dan turis di kota yang dikenal padat ini.
Rencana ke depan pun cukup ambisius. Jalur C akan diperpanjang hingga Piazza Venezia dan kemudian menuju Basilika Santo Petrus. Dalam jangka panjang, jalur ini bahkan berpotensi menjangkau Stadion Olimpiade dan kawasan Foro Italico di utara kota.
Proyek pembangunan dari San Giovanni, melewati Porta Metronia hingga Colosseo/Fori Imperiali, dimulai sejak 2013. Sekitar 12 tahun dibutuhkan untuk menyelesaikan lintasan sepanjang kurang lebih 3,6 kilometer. Lamanya pengerjaan ini bukan tanpa alasan.
Roma dikenal sebagai kota dengan lapisan sejarah di setiap sudutnya. Selama penggalian, para pekerja berulang kali menemukan artefak penting, mulai dari peralatan rumah tangga Romawi kuno hingga sisa bangunan bersejarah. Temuan-temuan ini kini dipajang dalam etalase kaca dan ruang pamer khusus di dalam stasiun.
Di Colosseo/Fori Imperiali, yang memiliki empat tingkat bawah tanah hingga kedalaman 32 meter, penumpang bisa melihat kendi, mangkuk, dan berbagai benda peninggalan Romawi saat menuju peron. Sementara di Porta Metronia, penggalian mengungkap kompleks arkeologi luas, termasuk bekas barak Romawi. Museum khusus di stasiun ini rencananya baru akan dibuka pada Februari.
Dengan konsep yang memadukan transportasi modern dan sejarah kuno, dua stasiun metro ini tak hanya menjadi fasilitas umum, tetapi juga destinasi wisata baru. Di Roma, bahkan perjalanan naik metro bisa berubah menjadi pengalaman menyusuri masa lalu.
