Desa Wisata Melung berhasil meraih Juara 1 Desa Wisata Nusantara 2025. Mari simak fakta-fakta menarik yang ada di desa ini:
Desa Melung di lereng Gunung Slamet menyimpan beragam fakta menarik, mulai dari alam asri hingga potensi wisata berbasis kearifan lokal.
Desa Wisata Melung sukses meraih predikat Juara 1 Desa Wisata Nusantara 2025. Desa Wisata Melung terletak di Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Desa Wisata Melung dikelilingi perbukitan dan hutan, desa ini menawarkan udara sejuk serta pemandangan hijau yang memanjakan mata karena berada di lereng Gunung Slamet dan dikenal memiliki keindahan alam yang masih asri serta potensi wisata berbasis masyarakat yang terus dikembangkan secara berkelanjutan.
Lokasinya yang berada di dataran tinggi membuat Desa Melung kerap menjadi tujuan wisatawan yang ingin menikmati ketenangan jauh dari hiruk-pikuk perkotaan.
Melansir informasi dari situs resmi Desa Melung, Senin (19/1/2026), asal-usul sejarah Desa Melung tidak bisa terlepas dari tokoh Syech R. Abdulrahman yang dipercayai sebagai pendiri dari Desa Melung.
Dalam catatan sejarahnya, asal-usul nama Melung diambil dari suara kokokan ayam. Pada suatu perjalanan, para prajurit R. Kamandaka mendengar suara ayam berkokok dari kejauhan dengan bunyi yang sangat keras dan memanjang, terdengar seperti “melung-melung.”
Suara kokok ayam tersebut berasal dari sebuah wilayah yang kemudian ditandai dan dikenal dengan nama Melung.
Pada masa itu, wilayah Melung masih termasuk dalam Kecamatan Kebumen. Baru sekitar tahun 1955, daerah ini secara administratif dipindahkan dan masuk ke dalam wilayah Kecamatan Kedungbanteng.
Pada masa pemerintah Belanda, Desa Melung merupakan kawasan kebun kopi yang sangat luas. Bahkan popularitas kopinya terdengar sampai ke negara kincir angin itu. Belanda melihat Desa Melung memiliki potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang melimpah, sehingga pada tahun 1928 secara resmi didirikan PLTA Ketenger di Desa Melung, sebagai langkah awal kemajuan desa ini.
Melansir informasi dari situs Sistem Informasi Desa Melung, Senin (19/1), Desa Melung merupakan salah satu desa di Kabupaten Banyumas yang terletak di kaki Gunung Slamet.
Desa ini terletak di kawasan dataran tinggi, kondisi geografis ini membuat desa tersebut memiliki udara yang sejuk dan bersih, jauh dari polusi perkotaan. Hamparan perbukitan hijau, hutan, serta lahan pertanian yang mengelilingi desa menghadirkan suasana pegunungan yang asri dan menenangkan.
Letaknya yang berada di dataran tinggi juga menjadikan Desa Melung sebagai tempat ideal untuk wisata alam dan aktivitas luar ruang. Wisatawan dapat menikmati pemandangan alam terbuka, kabut tipis di pagi hari, serta suhu udara yang cenderung sejuk sepanjang hari, menjadikan desa ini cocok sebagai destinasi untuk melepas penat dan menikmati ketenangan alam.
Salah satu daya tarik utama Desa Melung adalah wisata alam Pagubugan. Kawasan wisata ini menawarkan pemandangan alam yang hijau dengan hamparan sawah, pepohonan, serta latar perbukitan yang menyejukkan mata.
Melansir informasi Visit Jawa Tengah, Senin (19/1), Pagubugan Melung menyajikan pemandangan sawah bertingkat lengkap dengan gubuk-gubuk kecil yang tersebar di sekitarnya. Pagubugan ini terletak di kaki Gunung Slamet, sekitar 18 km dari pusat kota.
Selain melihat pemandangan sawah bertingkat yang indah, wisatawan juga disajikan hamparan kolam renang dengan air jernih dari mata air alami pegunungan.
Untuk masuk ke kawasan ini, wisatawan hanya perlu membayar Harga Tiket Masuk (HTM) sebesar Rp 10 ribu per orang.
Berada di kawasan dataran tinggi, desa ini dikenal memiliki udara yang sejuk serta lingkungan alam yang masih terjaga. Selain kekayaan alamnya, Melung juga dijuluki sebagai Desa Internet karena pemanfaatan teknologi dan jaringan internet yang telah menjangkau wilayah desa dan mendukung berbagai aktivitas masyarakat.
Pada tahun 2023, Desa Wisata Melung berhasil menorehkan prestasi di tingkat Provinsi Jawa Tengah. Desa ini masuk dalam kategori desa wisata berprestasi dan berhasil meraih juara harapan dua, sebuah pencapaian yang menunjukkan kualitas pengelolaan wisata desa yang terus berkembang.
Prestasi ini membuktikan komitmen masyarakat dan pengelola desa dalam mengembangkan potensi wisata secara berkelanjutan, mulai dari pengelolaan destinasi alam, pelibatan warga, hingga pelestarian lingkungan dan budaya lokal.
Tak hanya berprestasi di tingkat provinsi, Desa Wisata Melung juga kembali menorehkan capaian membanggakan di level nasional. Pada tahun 2025, Desa Wisata Melung berhasil meraih Juara 1 Desa Wisata Nusantara 2025, mengungguli sejumlah desa wisata lain dari berbagai daerah di Indonesia.
Berikut Fakta-fakta Menarik Desa Wisata Melung
1. Asal-usul Nama yang Unik
2. Lanskap Gunung Slamet Jadi Pemandangan Utama
3. Daya Tarik Utama: Wisata Pagubugan
4. Prestasi Desa Wisata Melung
· Desa Melek Teknologi
· Desa Wisata Jawa Tengah Tahun 2023
· Juara 1 Desa Wisata Nusantara 2025
Salah satu daya tarik utama Desa Melung adalah wisata alam Pagubugan. Kawasan wisata ini menawarkan pemandangan alam yang hijau dengan hamparan sawah, pepohonan, serta latar perbukitan yang menyejukkan mata.
Melansir informasi Visit Jawa Tengah, Senin (19/1), Pagubugan Melung menyajikan pemandangan sawah bertingkat lengkap dengan gubuk-gubuk kecil yang tersebar di sekitarnya. Pagubugan ini terletak di kaki Gunung Slamet, sekitar 18 km dari pusat kota.
Selain melihat pemandangan sawah bertingkat yang indah, wisatawan juga disajikan hamparan kolam renang dengan air jernih dari mata air alami pegunungan.
Untuk masuk ke kawasan ini, wisatawan hanya perlu membayar Harga Tiket Masuk (HTM) sebesar Rp 10 ribu per orang.
Berada di kawasan dataran tinggi, desa ini dikenal memiliki udara yang sejuk serta lingkungan alam yang masih terjaga. Selain kekayaan alamnya, Melung juga dijuluki sebagai Desa Internet karena pemanfaatan teknologi dan jaringan internet yang telah menjangkau wilayah desa dan mendukung berbagai aktivitas masyarakat.
Pada tahun 2023, Desa Wisata Melung berhasil menorehkan prestasi di tingkat Provinsi Jawa Tengah. Desa ini masuk dalam kategori desa wisata berprestasi dan berhasil meraih juara harapan dua, sebuah pencapaian yang menunjukkan kualitas pengelolaan wisata desa yang terus berkembang.
Prestasi ini membuktikan komitmen masyarakat dan pengelola desa dalam mengembangkan potensi wisata secara berkelanjutan, mulai dari pengelolaan destinasi alam, pelibatan warga, hingga pelestarian lingkungan dan budaya lokal.
Tak hanya berprestasi di tingkat provinsi, Desa Wisata Melung juga kembali menorehkan capaian membanggakan di level nasional. Pada tahun 2025, Desa Wisata Melung berhasil meraih Juara 1 Desa Wisata Nusantara 2025, mengungguli sejumlah desa wisata lain dari berbagai daerah di Indonesia.
