Imbas cuaca buruk, indeks gangguan Bandara Soekarno-Hatta sepanjang pagi ini tercatat paling tinggi menurut situs pemantauan penerbangan. Mengutip data FlightRadar24, indeks gangguan di Bandara Soekarno-Hatta mencapai 5.0 atau tertinggi.
Ada 45 pesawat yang mengalami penundaan keberangkatan atau 79% dan 1 penerbangan dibatalkan. Rata-rata penundaan penerbangan mencapai 64 menit.
Dari pantauan di situs FlightRadar24 ada pesawat yang terlihat berputar-putar di udara selama beberapa menit sebelum mendarat di Bandara Soekarno-Hatta.
Selain dari udara, gangguan juga terjadi di darat, akses menuju Bandara Soetta terpantau terganggu akibat banjir.
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Polda Metro Jaya, melaporkan sejumlah titik akses jalan menuju kawasan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, tergenang air akibat guyuran hujan dengan intensitas cukup tinggi sejak Minggu (11/1).
Kasat Lantas Polresta Bandara Soetta AKP Sularno di Tangerang, Senin mengatakan bahwa beberapa ruas jalan yang tergenang tersebut antara lain seperti di KM 33 Tol Sedyatmo tepatnya di depan Hotel Ibis arah masuk Bandara Soetta dengan ketinggian sekitar 15 hingga 20 sentimeter.
“Namun di ruas itu, dua lajur kanan masih dapat dilintasi kendaraan. Sehingga tidak berdampak signifikan,” katanya seperti dikutip dari Antara.
Selain itu, genangan air dengan ketinggian cukup tinggi juga terjadi di jalur Soewarna arah Terminal Cargo Bandara Soekarno-Hatta.
Selanjutnya, genangan air melanda jalur Perimeter Utara Bandara Soekarno-Hatta. Pada titik tersebut, arus lalu lintas tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.
Sebagai mengantisipasi kemacetan, kata Sularno, pihaknya telah melakukan pemantauan dan pengaturan arus lalu lintas sejak pukul 06.30 WIB guna memastikan kelancaran mobilitas pengguna jasa bandara.
“Personel Satlantas melakukan pengaturan arus kendaraan yang mengarah masuk bandara serta berkoordinasi dengan pihak Angkasa Pura (InJourney) untuk melakukan penyedotan air,” jelasnya.
Selain itu, upaya penyedotan dilakukan oleh petugas di titik genangan yang berada di depan Hotel Ibis dan air dialirkan ke Kali Dadap agar genangan dapat segera surut dan arus lalu lintas kembali normal.
Dalam hal ini, Polisi mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, khususnya calon penumpang pesawat, agar tetap berhati-hati mematuhi arahan petugas di lapangan, serta mengatur waktu perjalanan lebih awal guna mengantisipasi kemungkinan perlambatan arus lalu lintas akibat cuaca.
“Satlantas Polresta Bandara Soetta memastikan akan terus melakukan pemantauan dan pengamanan untuk menjaga kelancaran dan keselamatan lalu lintas di kawasan Bandara Soekarno-Hatta,” kata dia.
Bandara lain di Indonesia yang indeks gangguannya cukup tinggi antara lain Bandara Juanda Surabaya, Yogyakarta International Airport (YIA), Kuala Namu International Airport (KNO), Sultan Hasanuddin International (UPG) dan Bandara Sepinggan Balikpapan (BPN).
Sebagai mengantisipasi kemacetan, kata Sularno, pihaknya telah melakukan pemantauan dan pengaturan arus lalu lintas sejak pukul 06.30 WIB guna memastikan kelancaran mobilitas pengguna jasa bandara.
“Personel Satlantas melakukan pengaturan arus kendaraan yang mengarah masuk bandara serta berkoordinasi dengan pihak Angkasa Pura (InJourney) untuk melakukan penyedotan air,” jelasnya.
Selain itu, upaya penyedotan dilakukan oleh petugas di titik genangan yang berada di depan Hotel Ibis dan air dialirkan ke Kali Dadap agar genangan dapat segera surut dan arus lalu lintas kembali normal.
Dalam hal ini, Polisi mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, khususnya calon penumpang pesawat, agar tetap berhati-hati mematuhi arahan petugas di lapangan, serta mengatur waktu perjalanan lebih awal guna mengantisipasi kemungkinan perlambatan arus lalu lintas akibat cuaca.
“Satlantas Polresta Bandara Soetta memastikan akan terus melakukan pemantauan dan pengamanan untuk menjaga kelancaran dan keselamatan lalu lintas di kawasan Bandara Soekarno-Hatta,” kata dia.
Bandara lain di Indonesia yang indeks gangguannya cukup tinggi antara lain Bandara Juanda Surabaya, Yogyakarta International Airport (YIA), Kuala Namu International Airport (KNO), Sultan Hasanuddin International (UPG) dan Bandara Sepinggan Balikpapan (BPN).
