Kisruh! Keributan Pecah di Keraton Solo Jelang Acara Menbud Fadli Zon

Posted on

Keributan pecah di Keraton Solo menjelang acara yang dihadiri oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon. Terjadi aksi saling dorong antar kedua kubu yang berseteru.

Keributan terjadi di Keraton Kasunanan Surakarta. Gegeran ini melibatkan kubu Paku Buwono (PB) XIV (Mangkubumi) dan pihak PB XIV (Purbaya) yang dipicu oleh upaya pembukaan pintu Kori Gajahan.

Dari pantauan di lokasi, pihak Lembaga Dewan Adat (LDA) yakni GKR Wandansari (Gusti Moeng) bersama Ketua Eksekutif LDA, KPH Edy Wirabhumi, beserta sejumlah abdi dalem membawa dua buah tangga ke Kori Gajahan. Beberapa abdi dalem kemudian menggunakan tangga tersebut untuk membuka pintu dari arah dalam.

Tak berselang lama, Kori Gajahan berhasil dibuka sehingga rombongan LDA dan abdi dalem bisa masuk. Namun, saat hendak berjalan menuju Ndalem Wiworokenjo, rombongan kemudian diadang oleh pihak pendukung Purbaya, di antaranya GKR Panembahan Timoer Rumbay, GKR Devi Lelyana, dan GKR Dewi Ratih Widyasari.

Pihak PB XIV Purbaya melarang keras rombongan LDA masuk ke Ndalem Wiworokenjo. Dalam proses tersebut, sempat terjadi adu mulut dan keributan antara GKR Timoer dengan Gusti Moeng. Meski demikian, pihak LDA tetap memaksa masuk dan berhasil mencapai Ndalem Wiworokenjo.

Ketegangan berlanjut karena pihak Purbaya bersikeras melarang pembukaan pintu Ndalem Wiworokenjo. Diketahui, pintu tersebut terhubung langsung dengan Ndalem Handrawina, lokasi yang dijadwalkan akan dihadiri oleh Menbud Fadli Zon.

Gejolak antara kedua kubu sempat memanas hingga terjadi aksi dorong-dorongan. Akhirnya, pintu Ndalem Wiworokenjo berhasil dibuka setelah didorong dari dua sisi (dalam dan luar). Meski pintu telah terbuka, perseteruan antara kedua pihak masih terus berlangsung.

Saat ini, aparat kepolisian masih berjaga ketat di area Ndalem Wiworokenjo. Hanya pihak keluarga yang diperbolehkan masuk ke area tersebut.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Eksekutif LDA, KPH Edy Wirabhumi, menjelaskan bahwa kedatangan Menbud Fadli Zon bertujuan untuk menyerahkan Surat Keputusan (SK). SK tersebut menunjuk KGPH Tedjowulan sebagai pelaksana pelestarian, pengembangan, dan pemanfaatan cagar budaya nasional untuk Keraton Solo.

“SK Menteri Kebudayaan ini menunjuk KGPH Tedjowulan sebagai pelaksana. Jadi, Panembahan Agung Tedjowulan ditunjuk untuk pelaksana pelestarian, pengembangan, dan pemanfaatan cagar budaya nasional untuk Keraton Surakarta,” ujar Edy kepada awak media di Keraton Solo, Minggu (18/1/2026).

keributan antara kubu Paku Buwono (PB) XIV Mangkubumi dan PB XIV Purbaya akhirnya mereda setelah kedatangan Menteri Kebudayaan Fadli Zon. Setelah pintu Wiworokenjo berhasil dibuka, ketegangan antara kedua kubu sempat melandai.

Namun, keributan kecil kembali terjadi di area Kori Gajahan yang melibatkan adu mulut di antara para abdi dalem dari kedua belah pihak.

Kondisi berangsur-angsur tenang menjelang kedatangan Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon di Keraton Solo. Pihak LDA, GKR Wandansari (Gusti Moeng), tampak mulai memasuki Sasana Parasdya.

Sekitar pukul 10.15 WIB, Menbud Fadli Zon bersama Wali Kota Solo, Respati Ardi, dan PB XIV Mangkubumi memasuki Sasana Parasdya. Di lokasi tersebut, telah hadir KGPA Tedjowulan yang menunggu rombongan.

Hingga saat ini, penjagaan dari aparat keamanan di sekitar Ndalem Wiworokenjo masih diperketat, sementara rangkaian acara inti bersama Menteri Kebudayaan sedang berlangsung.

——–

Artikel ini telah naik di infoJateng, bisa dibaca selengkapnya dan

Keributan Mereda, Fadli Zon Datang