Kawasan Pantjoran Pantai Indah Kapuk (PIK) di Jakarta Utara menawarkan suasana wisata yang berbeda sejak langkah pertama memasuki areanya. Nuansa oriental langsung terasa lewat arsitektur bangunan bergaya Tionghoa, dominasi warna merah, serta ornamen khas yang menghiasi hampir setiap sudut kawasan.
Salah satu titik yang menarik perhatian adalah Wishing Wall Pantjoran PIK, sebuah area tempat pengunjung menggantungkan harapan. Papan-papan kayu kecil bertali merah dan kuning berjajar rapat, berisi tulisan doa dan harapan dari berbagai pengunjung.
Elemen itu memberi sentuhan reflektif di tengah kawasan wisata yang ramai. Berjalan sedikit ke dalam, suasana bergeser menjadi area kuliner terbuka. Deretan meja dan kursi kayu tertata rapi di sepanjang koridor, menciptakan ruang santai untuk menikmati makanan sambil menikmati suasana sekitar.
Meski belum terlalu ramai, area ini justru terasa nyaman untuk bersantai tanpa hiruk pikuk. Kios-kios makanan di Pantjoran PIK menampilkan ragam kuliner, mulai dari camilan hingga hidangan berat. Beberapa gerai terlihat menjual kerupuk khas Singkawang, jajanan tradisional, hingga menu populer yang akrab di lidah pengunjung.
Konsep semi outdoor membuat kawasan ini cocok disinggahi kapan saja. Ikon yang tak kalah mencuri perhatian adalah patung Dewa Kwan Kong berwarna emas yang berdiri megah di tengah area. Patung ini dikelilingi kolam air dengan elemen naga, menambah kesan sakral sekaligus artistik.
Banyak pengunjung menjadikannya latar berfoto karena tampilannya yang sangat mencolok. Di sekeliling patung, bangunan bergaya ruko dengan sentuhan klasik Eropa-Tionghoa berpadu harmonis. Lampion, pohon hias bernuansa sakura, serta detail ornamen membuat suasana terasa seperti berada di kawasan pecinan modern yang tertata rapi.
Daya tarik utama lainnya adalah pagoda bertingkat yang berdiri di ujung jalan utama Pantjoran PIK. Bangunan ini menjadi pusat perhatian karena ukurannya yang besar dan detail arsitektur yang kaya, mulai dari atap bertingkat hingga warna merah dan emas yang mendominasi.
Lorong menuju pagoda terasa fotogenik dengan jajaran bangunan di kanan-kiri serta pohon hias berwarna merah muda. Tak heran jika area ini kerap dimanfaatkan pengunjung untuk berfoto, baik sekadar mengabadikan suasana maupun untuk konten media sosial.
Secara keseluruhan, Pantjoran PIK menghadirkan pengalaman jalan-jalan santai dengan sentuhan budaya yang kuat. Cocok untuk wisata keluarga, berburu foto, hingga sekadar melepas penat, kawasan ini menjadi salah satu destinasi menarik yang layak disambangi di utara Jakarta.
