Taj Mahal kembali disebut sebagai destinasi paling populer di India. Hal ini diumumkan pada Hari Pariwisata Nasional India.
Setiap tahun pada tanggal 25 Januari, India memperingati Hari Pariwisata Nasional. Pada awal tahun ini, India menyebut Taj Mahal sebagai situs wisata yang paling banyak dikunjungi di India selama 2024-2025, seperti dikutip dari IndiaTVNews Senin, (26/1/2026).
Taj Mahal, menurut catatan Archaeological Survey of India (ASI), selalu berada beberapa tingkat di depan mereka dalam jumlah wisatawan yang ditarik setiap tahunnya. Perbedaan ini bukan hanya tentang skala. Situs ini memiliki simbolisme, penceritaan, dan relevansi abadi yang menjadikannya tetap primadona.
Ada beberapa alasan yang membuat Taj Mahal menjadi primadona, berikut fakta-faktanya:
Taj Mahal dibangun oleh kaisar Mughal Shah Jahan untuk mengenang istrinya, Mumtaz Mahal. Taj Mahal bukan hanya arsitektur, namun sebuah emosi yang diabadikan. Ia membangun Taj Mahal di tepi kanan Sungai Yamuna di taman Mughal yang luasnya hampir 17 hektar, di Distrik Agra di Uttar Pradesh.
Keuntungan dari warna putih pada bagian luar gedung, membuat Taj Mahal bisa berganti warna ketika matahari muncul dan tenggelam. Saat bangunan ini disirami cahaya matahari, warnanya bisa berganti menjadi merah muda, kuning, jingga, biru, hingga perak.
Situs ini memiliki konektivitas melalui darat, kereta api dan udara. Turis yang datang dari Delhi bisa dengan mudah menjangkau situs ini.
Sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO, monumen ini telah menjanjikan dan tetap dalam proses konservasi berkelanjutan. Pemerintah memberi perhatian global dan manajemen pengunjung yang ketat dalam mempertahankan daya tariknya meskipun banyak pengunjung.
India punya banyak situs yang tak kalah megah dan indah, sebut saja Qutub Minar, Benteng Merah, Gerbang India, Hawa Mahal, dan Benteng Amer. Namun, seakan jadi magnet, kehadiran Taj Mahal membawa banyak turis untuk datang ke India tanpa pikir panjang. Usai merencanakan liburan ke Taj Mahal, barulah turis-turis berkunjung ke situs-situs lainnya.
Tampilannya yang indah juga dipengaruhi oleh material bangunan yang dipakai. Mulai dari marmer putih, batu pasir merah, jasper, giok, kristal, pirus, safir, dan banyak batu mulia dan semi mulia lainnya. Bahan-bahan ini didatangkan dari berbagai negara, seperti India, Afghanistan, China, Sri Lanka, hingga Tibet.
